Kompas.com - 25/04/2014, 13:22 WIB
Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah memadamkan api dan mendinginkan lahan gambut di Plintung, Medan Kampai, Dumai, Riau, Selasa (18/3/2014). Titik api di Plintung masih banyak dan kabut asap juga masih tebal. Pemadaman dilakukan melalui darat dan bom air dari helikopter. KOMPAS/LUCKY PRANSISKA LUCKY PRANSISKAPetugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah memadamkan api dan mendinginkan lahan gambut di Plintung, Medan Kampai, Dumai, Riau, Selasa (18/3/2014). Titik api di Plintung masih banyak dan kabut asap juga masih tebal. Pemadaman dilakukan melalui darat dan bom air dari helikopter. KOMPAS/LUCKY PRANSISKA
EditorTri Wahono


Oleh Daniel Murdiyarso

Pantai timur Pulau Sumatera, khususnya Propinsi Riau dan Jambi yang diselimuti asap tebal di akhir Maret dan awal April akibat pembakaran lahan yang terkait dengan pembersihan lahan untuk pengembangan kelapa sawit, hutan tanaman industri dan keperluan lainnya.

Anehnya media internasional relatif tenang, tidak meributkan penderitaan masyarakat di kota-kota seperti Pekanbaru dan Jambi ketimbang kalau peristiwa yang sama terjadi di Singapura.

Asap adalah masalah lintas-batas (transboundary) sehingga dampak soasial ekonominya bisa meluas tergantung sampai kemana angin bertiup. Namun tidak ada asap kalau tidak ada api dan jangan disangka bahwa api adalah masalah lokal.

Dengan sistem perdagangan dan investasi global yang terjadi saat ini penyebab terjadinya api bisa juga lintas-batas.

Ada dua fenomena menarik untuk dicermati sekaligus dicari jalan keluarnya disela-sela kegaduhan tahun politik yang mencuri banyak perhatian para pihak yang seharusnya berwenang menangani masalah menahun ini.

Fenomena politik-ekonomi yang makin kompleks dan fenomena fisik terkait posisi geografis Pulau Sumatera.

Fenomena pertimbangan politis

Terminologi pertimbangan politis dapat diartikan sebagai keputusan politik dalam bentuk kebijakan untuk mencapai tujuan ekonomi jangka pendek (pertumbuhan).

Berseberangan dengan terminologi ini adalah politik-ekologi yang secara konservatif mengutamakan tujuan-tujuan pertimbangan ekologis jangka panjang dan menomorduakan tujuan ekonomi.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER SAINS]: Dahsyatnya Letusan Gunung Tonga | Misteri Mumi Hamil | Peringatan Dini Gelombang Tinggi | Getaran Gempa Banten

[POPULER SAINS]: Dahsyatnya Letusan Gunung Tonga | Misteri Mumi Hamil | Peringatan Dini Gelombang Tinggi | Getaran Gempa Banten

Oh Begitu
Waspada Dehidrasi pada Bayi, Ini Gejala dan Penyebabnya

Waspada Dehidrasi pada Bayi, Ini Gejala dan Penyebabnya

Kita
Mengenal Stroke Non Hemoragik, Jenis Stroke yang Paling Sering Terjadi

Mengenal Stroke Non Hemoragik, Jenis Stroke yang Paling Sering Terjadi

Kita
Gurita Selimut Betina Ternyata Berukuran Lebih Besar dari Gurita Jantan

Gurita Selimut Betina Ternyata Berukuran Lebih Besar dari Gurita Jantan

Oh Begitu
Resistensi Antimikroba Ancam Kesehatan Dunia, Apa yang Bisa Dilakukan?

Resistensi Antimikroba Ancam Kesehatan Dunia, Apa yang Bisa Dilakukan?

Oh Begitu
Proses Seleksi Jadi Ratu Lebah Sungguh Brutal, Seperti Apa?

Proses Seleksi Jadi Ratu Lebah Sungguh Brutal, Seperti Apa?

Oh Begitu
Ketahui, Begini Komposisi Pangan Seimbang untuk Mencegah Stunting

Ketahui, Begini Komposisi Pangan Seimbang untuk Mencegah Stunting

Oh Begitu
Pengujian Perangkat Lunak Sukses, Misi Artemis 1 NASA Semakin Dekat dengan Bulan

Pengujian Perangkat Lunak Sukses, Misi Artemis 1 NASA Semakin Dekat dengan Bulan

Fenomena
Peneliti PRBM Eijkman Sebut Riset Vaksin Merah Putih Masih Berjalan untuk Segera Diproduksi

Peneliti PRBM Eijkman Sebut Riset Vaksin Merah Putih Masih Berjalan untuk Segera Diproduksi

Oh Begitu
Gejala Omicron pada Anak yang Perlu Anda Waspadai

Gejala Omicron pada Anak yang Perlu Anda Waspadai

Kita
Hujan Es Melanda Bogor dan Tasikmalaya, Begini Proses hingga Dampaknya

Hujan Es Melanda Bogor dan Tasikmalaya, Begini Proses hingga Dampaknya

Oh Begitu
Belajar dari Kakek Tewas akibat Diteriaki Maling, Dibutuhkan 2 Hal Ini untuk Mencegah Perilaku Main Hakim Sendiri

Belajar dari Kakek Tewas akibat Diteriaki Maling, Dibutuhkan 2 Hal Ini untuk Mencegah Perilaku Main Hakim Sendiri

Kita
Hujan Es di Bogor dan Tasikmalaya, BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem hingga Besok

Hujan Es di Bogor dan Tasikmalaya, BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem hingga Besok

Fenomena
Booster 89 Persen Ampuh Cegah Rawat Inap akibat Omicron, Ini Penjelasan Ahli

Booster 89 Persen Ampuh Cegah Rawat Inap akibat Omicron, Ini Penjelasan Ahli

Oh Begitu
Resistensi Antimikroba Penyebab Utama Kematian Global Tahun 2019, Studi Jelaskan

Resistensi Antimikroba Penyebab Utama Kematian Global Tahun 2019, Studi Jelaskan

Kita
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.