Kompas.com - 07/04/2014, 20:05 WIB
Gracixalus lumarius Jodi RowleyGracixalus lumarius
|
EditorYunanto Wiji Utomo

KOMPAS.com - Spesies katak baru yang unik ditemukan di Vietnam. Katak itu unik karena punya warna merah jambu dan kuning dan kulit seperti ampelas.

Katak itu dinamai Gracixalus lumarius. Jenis katak ini hanya bisa ditemui di Gunung Ngoc Linh pada ketinggian 1.800 meter.

Berbeda dengan katak yang umumnya ditemukan di dekat perairan darat, katak ini ditemukan di lubang-lubang pada batang pohon.

Jodi Rowley, biolog dari Australian Museum Research Institute di Sydney dan penemu katak ini mengungkapkan, katak kuning berduri ini bisa ditemui pada hampir setiap pohon di Ngoc Linh.

"Katak ini sepertinya hanya dari area puncak gunung di Vietnam ini. Wilayah ini merupakan rumah dari spesies yang tak bisa dijumpai di tempat lain," kata Rowley.

Rowley dan timnya mengeksplorasi banyak wilayah pegunungan di Vietnam. Tahun 2013 lalu, ia juga menemukan katak dengan kaki berselaput seperti bebek.

Penemuan G. lumarius bisa dibilang mengejutkan. Pasalnya, dataran tinggi berbatu seperti Ngoc Linh bisa dikatakan bukan wilayah yang baik untuk amfibi.

Hingga saat mengejutkan tiba, Rowley menemukan katak berukuran 5 cm yang berdiam di lubang-lubang pohon, yang kemudian dinamai G. lumarius.

Rowley mengungkapkan, ciri unik katak itu adalah "kulit duri"-nya. "(Kulit) katak ini terasa seperti amplas," kata Rowley seperti dikutip National Geographic, Kamis (3/4/2014).

Tonjolan pada kulit punggung katak itu tersusun atas keratin, jenis protein yang sama seperti yang menyusun kuku manusia dan cula badak.

Tak banyak yang diketahui tentang katak ini. Namun, Rowley percaya, tonjolan kulit yang membesar saat musim kawin membantu betina mengidentifikasi pejantan.

Meski baru, katak ini menghadapi ancaman. Hutan Vietnam adalah salah satu tempat dimana deforestasi banyak berlangsung. Katak ini bisa punah jika hutan hilang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anak Asma Berhak Mendapatkan Pengobatan yang Adekuat

Anak Asma Berhak Mendapatkan Pengobatan yang Adekuat

Oh Begitu
6 Penyebab Beruntusan Susah Hilang

6 Penyebab Beruntusan Susah Hilang

Kita
Cara Mencegah Terjadinya Komplikasi pada Pasien Hipertensi

Cara Mencegah Terjadinya Komplikasi pada Pasien Hipertensi

Oh Begitu
Jumlah Spesies Burung Terancam Punah di Indonesia Terbanyak di Dunia

Jumlah Spesies Burung Terancam Punah di Indonesia Terbanyak di Dunia

Fenomena
Wisatawan Tewas Tersambar Petir di Bogor, Bagaimana Manusia Bisa Tersambar Petir?

Wisatawan Tewas Tersambar Petir di Bogor, Bagaimana Manusia Bisa Tersambar Petir?

Oh Begitu
Bagaimana Hipertensi Dapat Menyebabkan Kerusakan Organ?

Bagaimana Hipertensi Dapat Menyebabkan Kerusakan Organ?

Oh Begitu
Jokowi Bolehkan Lepas Masker di Luar Ruangan, Epidemiolog: Sebaiknya Jangan Terburu-buru

Jokowi Bolehkan Lepas Masker di Luar Ruangan, Epidemiolog: Sebaiknya Jangan Terburu-buru

Kita
[POPULER SAINS] Pantau Suhu Maksimum Cuaca Panas di Indonesia | Letusan Gunung Tonga Ledakan Terbesar | Makan Nanas Bikin Mulut Gatal

[POPULER SAINS] Pantau Suhu Maksimum Cuaca Panas di Indonesia | Letusan Gunung Tonga Ledakan Terbesar | Makan Nanas Bikin Mulut Gatal

Oh Begitu
Jangan Remehkan Hipertensi, 4 Organ Tubuh Ini Bisa Rusak akibat Komplikasi

Jangan Remehkan Hipertensi, 4 Organ Tubuh Ini Bisa Rusak akibat Komplikasi

Oh Begitu
Hari Hipertensi Sedunia 2022, Kenali Faktor Risiko Hipertensi yang Bisa Dialami Usia Muda

Hari Hipertensi Sedunia 2022, Kenali Faktor Risiko Hipertensi yang Bisa Dialami Usia Muda

Kita
Medina Zein Disebut Alami Bipolar Tahap Akhir, Ini Kata Psikiater

Medina Zein Disebut Alami Bipolar Tahap Akhir, Ini Kata Psikiater

Kita
Asteroid 2013 UX Lewat Dekat Bumi Hari Ini, Akankah Menabrak Bumi?

Asteroid 2013 UX Lewat Dekat Bumi Hari Ini, Akankah Menabrak Bumi?

Fenomena
NASA Bagikan Suara dari Lubang Hitam Supermasif di Galaksi Bima Sakti

NASA Bagikan Suara dari Lubang Hitam Supermasif di Galaksi Bima Sakti

Fenomena
Kenapa Matahari Tenggelam? Ini Penjelasannya Menurut Sains

Kenapa Matahari Tenggelam? Ini Penjelasannya Menurut Sains

Fenomena
WHO Selidiki Keterkaitan Virus Corona dengan Hepatitis Akut Misterius pada Anak

WHO Selidiki Keterkaitan Virus Corona dengan Hepatitis Akut Misterius pada Anak

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.