Flightradar24 Lacak Perjalanan MH370 hingga Sesaat Sebelum Hilang

Kompas.com - 10/03/2014, 09:48 WIB
Flightradar merekam perjalanan MH370 sebelum dinyatakan hilang pada Sabtu (8/3/2014). Flightradar24Flightradar merekam perjalanan MH370 sebelum dinyatakan hilang pada Sabtu (8/3/2014).
|
EditorYunanto Wiji Utomo

KOMPAS.com — Sementara nasib pesawat Malaysia Airlines dengan nomor penerbangan MH370 belum diketahui, berbagai berita dan spekulasi tentang apa yang dialami pesawat itu terus muncul.

Di antara beragam wacana tentang apa yang terjadi pada pesawat dan penyebabnya yang terus berkembang, sudahkah Anda memahami tentang konteks hilang kontaknya pesawat itu?

Bagaimana sebetulnya rute penerbangan MH370 dari Kuala Lumpur ke Beijing? Di mana sebenarnya pesawat itu diduga jatuh? Pesawat diduga berbalik arah, apa dasarnya?

Yang belum memahami betul apa yang sebenarnya terjadi, informasi dari Flightradar24, sebuah perusahaan yang melacak penerbangan secara real time, bisa membantu.

Flightradar24 menyuguhkan rekaman hasil pelacakan perjalanan MH370 dari Kuala Lumpur hingga sesaat sebelum hilang kontak. Rekaman bisa diakses dengan mengeklik tautan berikut.

Dengan memutar data rekaman Flightradar24, Anda akan mengetahui perubahan arah MH370 dari arah 25 derajat ke 40 derajat.

Perubahan ini diduga terjadi karena pesawat berbalik arah. Namun, hal itu masih diperdebatkan.

Sementara itu, gambar di bawah ini menunjukkan tempat pesawat lepas landas, target pendaratan, serta kecepatan.

Flightradar24 Rute penerbangan Malaysia Airlines MH370

Pesawat berangkat dari Kuala Lumpur pada Sabtu (8/3/2014) dini hari pukul 00.41 waktu setempat. Diperkirakan, pesawat akan sampai di Beijing pada pukul 06.41 waktu Malaysia.

Namun, pada pukul 01.22 waktu Malaysia, pesawat hilang kontak. Pada pukul 02.40, Malaysia merilis laporan bahwa MH370 hilang.

Di mana hilangnya? Hal itu bisa dilihat pada gambar berikut. Pesawat hilang kontak di wilayah antara Malaysia dan Vietnam, tepatnya di perairan lepas pantai teluk Thailand.

Flightradar24 Lokasi kontak terakhir Malaysia Airlines MH370 sebelum dinyatakan hilang pada Sabtu (8/3/2014) pukul 02.40 WIB

Hingga kini, pencarian puing serta tanda-tanda adanya kecelakaan pada MH370 terus dilakukan. Namun, belum ada satu penemuan pun yang sudah terkonfirmasi terkait dengan insiden hilangnya pesawat ini.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gunung Tonga Terus Dipantau Setelah Letusan Besar Sebabkan Tsunami

Gunung Tonga Terus Dipantau Setelah Letusan Besar Sebabkan Tsunami

Fenomena
Waspada Ada Peningkatan Curah Hujan di Jabodetabek 3 Hari ke Depan

Waspada Ada Peningkatan Curah Hujan di Jabodetabek 3 Hari ke Depan

Fenomena
[POPULER SAINS]: Gempa Megathrust Selat Sunda Memicu Tsunami | Gejala KIPI Vaksin Booster ] Jabodetabek Hujan Lebat

[POPULER SAINS]: Gempa Megathrust Selat Sunda Memicu Tsunami | Gejala KIPI Vaksin Booster ] Jabodetabek Hujan Lebat

Oh Begitu
Mengenal Ular Pucuk, Ular yang Banyak Ditemukan di Pemukiman

Mengenal Ular Pucuk, Ular yang Banyak Ditemukan di Pemukiman

Oh Begitu
Gempa Vulkanik yang Pernah Terjadi di Indonesia

Gempa Vulkanik yang Pernah Terjadi di Indonesia

Fenomena
China Luncurkan Roket Long March 2D sebagai Misi Pertama di Tahun 2022

China Luncurkan Roket Long March 2D sebagai Misi Pertama di Tahun 2022

Fenomena
Catat, Ini Daftar Vaksin Booster Homolog dan Heterolog

Catat, Ini Daftar Vaksin Booster Homolog dan Heterolog

Oh Begitu
Asteroid Berukuran 2 Kali Empire State Building Lewat Dekat Bumi Hari Ini

Asteroid Berukuran 2 Kali Empire State Building Lewat Dekat Bumi Hari Ini

Fenomena
Tak Hanya Covid-19, Eropa Diprediksi Akan Hadapi Twindemic, Apa Itu?

Tak Hanya Covid-19, Eropa Diprediksi Akan Hadapi Twindemic, Apa Itu?

Fenomena
Tergolong Ringan, Ini Gejala KIPI Vaksin Booster yang Banyak Dilaporkan

Tergolong Ringan, Ini Gejala KIPI Vaksin Booster yang Banyak Dilaporkan

Kita
Jabodetabek Masih Berpeluang Hujan Lebat Disertai Angin Kencang Malam Ini

Jabodetabek Masih Berpeluang Hujan Lebat Disertai Angin Kencang Malam Ini

Fenomena
Isyana Sarasvati Akui Kecanduan Kopi sejak Kuliah, Ketahui 8 Manfaat Minum Kopi

Isyana Sarasvati Akui Kecanduan Kopi sejak Kuliah, Ketahui 8 Manfaat Minum Kopi

Kita
Gempa Indonesia: Mengenal Penyebab Gempa Bumi hingga Potensi Tsunami

Gempa Indonesia: Mengenal Penyebab Gempa Bumi hingga Potensi Tsunami

Oh Begitu
Hari Ini, Waspada Cuaca Ekstrem di Jakarta Bisa Sebabkan Banjir

Hari Ini, Waspada Cuaca Ekstrem di Jakarta Bisa Sebabkan Banjir

Fenomena
Kenapa Jantung Kita Berdetak Lebih Cepat Saat Takut? Sains Jelaskan

Kenapa Jantung Kita Berdetak Lebih Cepat Saat Takut? Sains Jelaskan

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.