Kompas.com - 16/02/2014, 20:41 WIB

Memang jika dilihat suasana di Eropa dalam hal ini Paris agak sedikit berbeda dengan suasana di Amerika. Paris terlihat lebih santai. Jamuan makan malam pun lebih formal dan lama, banyak diisi oleh ngobrol-ngobrol. Sedangkan ketika di Amerika Serikat, semuanya agak lebih cepat dan makan buat sesuatu yang bisa untuk berlama-lama.

Tapi tentu ini belum bisa menyimpulkan karena saya baru melihat satu kota di Eropa sedangkan masih banyak pula yang belum dieksplorasi. Namun demikian penekanan gejala yang berbeda di kedua benua ini membuat kita semakin menyadari bahwa hubungan kultural dan latar belakang suatu masyarakat tersebut akan berhubungan juga dengan karakter gejala yang ditampilkan dalam diri pasien-pasien yang mengalami gangguan kesehatan jiwa.

Bagaimana dengan Indonesia? Sepertinya perlu juga untuk mengadakan penelitian terkait hal ini yang tentunya didapatkan dari kasus-kasus yang ada dalam praktek sehari-hari. Semoga tulisan ini bermanfaat.

Salam Sehat Jiwa

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Sumber Kompasiana
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.