Tak Diduga, Orang Romawi Kuno Sudah Pakai Rempah Indonesia

Kompas.com - 10/01/2014, 18:09 WIB
Berbagai jenis rempah dijual di kios rempah di Pasar Bukittinggi, Sumatera Barat. KOMPAS/RONY ARIYANTO NUGROHOBerbagai jenis rempah dijual di kios rempah di Pasar Bukittinggi, Sumatera Barat.
EditorYunanto Wiji Utomo

KOMPAS.com — Masyarakat Romawi Kuno ternyata sudah mengimpor dan menggunakan rempah-rempah asal Indonesia sejak 400 tahun sebelum Masehi.

Temuan itu berdasarkan penelitian sains di sebuah lokasi penggalian arkeologi di dekat Napoli, Italia selatan.

Riset pada sisa-sisa makanan dari era Romawi Kuno yang dilakukan oleh tim dari Universitas Cincinnati di Amerika Serikat menemukan bahwa masyarakat pada masa itu sudah mengonsumsi berbagai jenis makanan eksotik.

Tidak hanya berbagai jenis gandum dan buah impor, tetapi juga ikan asin dari Spanyol bahkan jerapah dan burung pelikan hingga rempah-rempah khas Indonesia.

Sepotong daging jerapah ditemukan di tempat sampah salah satu bangunan rumah kuno.

"Ini adalah satu-satunya jerapah yang ditemukan dari berbagai penggalian arkeologi di situs Romawi kuno Italia," kata pemimpin riset Steven Ellis.

Selama 10 tahun terakhir, Ellis dan timnya meneliti dua kompleks perumahan di Pompeii yang sempat terkubur debu dan lava vulkanis dari letusan Gunung Vesuvius.

Ellis mengatakan, temuan berbagai rempah dan bahan makanan eksotis itu menunjukkan bahwa masyarakat Pompeii memiliki "standar hidup yang tinggi" dan membalikkan "persepsi historis tentang pola makan orang Romawi".



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Vaksinasi Mandiri, Epidemiolog Ingatkan 3T dan Memakai Masker Tetap Prioritas

Vaksinasi Mandiri, Epidemiolog Ingatkan 3T dan Memakai Masker Tetap Prioritas

Oh Begitu
Setelah Majene dan Sulawesi Utara, Gempa Guncang Laut Lampung

Setelah Majene dan Sulawesi Utara, Gempa Guncang Laut Lampung

Fenomena
Rekor Suhu Terpanas Bumi Tahun 2020 Lampaui 2016, Begini Analisis NASA

Rekor Suhu Terpanas Bumi Tahun 2020 Lampaui 2016, Begini Analisis NASA

Fenomena
Vaksinasi Mandiri, Epidemiolog Tegaskan Vaksin Barang Negara untuk Rakyat

Vaksinasi Mandiri, Epidemiolog Tegaskan Vaksin Barang Negara untuk Rakyat

Oh Begitu
Bukan Hanya Anda, Badak Pun Sulit Menemukan Jodoh di Masa Pandemi Covid-19

Bukan Hanya Anda, Badak Pun Sulit Menemukan Jodoh di Masa Pandemi Covid-19

Fenomena
Gempa Majene Miskin Gempa Susulan, Begini Analisis BMKG

Gempa Majene Miskin Gempa Susulan, Begini Analisis BMKG

Fenomena
Ilmuwan Afrika Selatan Temukan Senyawa Kimia Pembunuh Parasit Malaria

Ilmuwan Afrika Selatan Temukan Senyawa Kimia Pembunuh Parasit Malaria

Oh Begitu
Kematian Covid-19 Tembus 2 Juta, Varian Baru Virus Corona bisa Perburuk Pandemi

Kematian Covid-19 Tembus 2 Juta, Varian Baru Virus Corona bisa Perburuk Pandemi

Fenomena
Gempa Majene Kembali Terjadi, BMKG Ungkap Sudah 32 Kali Susulan

Gempa Majene Kembali Terjadi, BMKG Ungkap Sudah 32 Kali Susulan

Oh Begitu
Gempa Hari Ini M 5,2 Guncang Sulawesi Utara, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Hari Ini M 5,2 Guncang Sulawesi Utara, Tak Berpotensi Tsunami

Fenomena
BMKG Ungkap Sejarah Gempa di Sulbar, Gempa Majene Sebelumnya Pernah Terjadi

BMKG Ungkap Sejarah Gempa di Sulbar, Gempa Majene Sebelumnya Pernah Terjadi

Fenomena
Spesies Baru Kelelawar Ditemukan di Afrika, Warna Bulunya Oranye

Spesies Baru Kelelawar Ditemukan di Afrika, Warna Bulunya Oranye

Fenomena
WHO: Tahun Kedua Pandemi Covid-19 Bisa Lebih Buruk, Ini Sebabnya

WHO: Tahun Kedua Pandemi Covid-19 Bisa Lebih Buruk, Ini Sebabnya

Kita
Bahaya Polusi Cahaya pada Kesehatan Manusia dan Lingkungan

Bahaya Polusi Cahaya pada Kesehatan Manusia dan Lingkungan

Oh Begitu
BMKG: Waspada Banjir dan Potensi Multi Bahaya Sepekan ke Depan, Ini Wilayahnya

BMKG: Waspada Banjir dan Potensi Multi Bahaya Sepekan ke Depan, Ini Wilayahnya

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X