Kompas.com - 09/01/2014, 17:44 WIB
Badai Matahari meletup pada Rabu (8/1/2013) dini hari akibat bintik Matahari AR 1944. Badai Matahari ini membuat peluncuran kargo Cygnus ditunda. NASABadai Matahari meletup pada Rabu (8/1/2013) dini hari akibat bintik Matahari AR 1944. Badai Matahari ini membuat peluncuran kargo Cygnus ditunda.
|
EditorYunanto Wiji Utomo

KOMPAS.com — Peluncuran kargo antariksa Cygnus dan roket yang membawanya, Antares, terpaksa ditunda 24 jam gara-gara badai Matahari.

Badai Matahari yang menjadi biang penundaan meletup pada Rabu (8/1/2014) dini hari kemarin pada pukul 01.32 WIB. Badai Matahari itu tergolong kelas besar (X 1.2).

Diberitakan Space.com, Rabu, badai Matahari itu muncul karena aktivitas bintik Matahari AR 1944, salah satu bintik Matahari terbesar sepanjang satu dekade.

Badai Matahari memicu lontaran massa korona atau aliran partikel bermuatan ke lingkungan sekitar Matahari.

Karena bintik Matahari AR 1944 menghadap Bumi saat beraktivitas, aliran partikel bermuatan akhirnya mengarah ke Bumi dan diperkirakan tiba pada Kamis (9/1/2014) hari ini.

Lontaran massa korona berpotensi menimbulkan badai geomagnetik yang cukup kuat (kelas G3), demikian dilaporkan International Business Times, kemarin.

Adanya badai Matahari ini membuat Orbital Sciences, pihak yang bertanggung jawab pada peluncuran Cygnus dan Antares, memutuskan untuk menunda peluncuran.

"Kami mempertimbangkan risiko kegagalan misi," kata Antonio Elias, Kepala Urusan Teknis Orbital Science, seperti dikutip Space.com.

Pihak Orbital Science memutuskan untuk melihat kemungkinan dampak badai Matahari pada sistem giroskop dan avionik pada kargo.

Upaya peluncuran akan dilakukan kembali pada Kamis hari ini pukul 13.07 waktu Amerika Serikat bagian timur atau Jumat (10/1/2014) dini hari nanti sekitar pukul 01.07 WIB.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.