Kompas.com - 02/01/2014, 18:42 WIB
|
EditorYunanto Wiji Utomo

Kemungkinan adanya badai meteor akibat 209P/LINEAR diungkapkan oleh dua pakar meteor, yaitu Esko Lyytinen dari Finlandia dan Peter Jenniskens dari NASA.

Keduanya adalah dua pakar pertama yang menyatakan bahwa Bumi akan melewati wilayah debris komet itu pada Mei 2014.

Pakar meteor lain, Jeremie Vaubaillon dari Institut de Mecanique Celeste et de Calcul des Ephemerides, mengonfirmasi pertanyaan itu tahun 2012 lalu.

"Sejauh ini, berdasarkan observasi, kami memperkirakan akan ada 100-400 komet per jam, di mana itu merupakan hujan meteor yang besar," kata Vaubaillon.

"Tetapi, hujan meteor ini bisa dikatakan istimewa. Dari orbit komet ini, semua debris yang ditinggalkan antara 1.803-1.924 akan ada di jalur revolusi Bumi pada Mei 2014," imbuhnya.

"Sebagai konsekuensinya, hujan meteor ini kemungkinan akan menjadi badai meteor," jelas Vaubaillon seperti dikutip Space.com, 20 Oktober 2012 lalu.

Namun, riset terbaru yang dipublikasikan di Monthly Notices of Royal Astronomy Society, 26 November 2013 lalu, menyatakan bahwa kemungkinan terjadinya badai meteor kecil.

Quanzhi Ye dari University of Western Ontario, Kanada, melakukan analisis optik pada komet itu selama penampakannya pada tahun 2009.

"Kami menemukan bahwa tidak banyak menghasilkan debu," tulis Ye dalam abstrak publikasi di jurnal itu.

"Karakteristik ini menunjukkan bahwa komet saat ini mungkin sedang ada dalam transisi antara komet umumnya menjadi komet dorman," imbuhnya.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.