Kompas.com - 18/12/2013, 21:35 WIB
|
EditorYunanto Wiji Utomo

KOMPAS.com - Spesies tapir baru ditemukan di Amazon. Temuan ini merupakan penemuan taksonomi hewan paling istimewa pada abad ke 21.

Temuan ini istimewa karena merupakan spesies tapir pertama yang ditemukan sejak tahun 1865. Spesies ini juga mamalia golongan Perissodactyla (terdiri atas tapir, badak, dan kuda) pertama yang ditemukan dalam 100 tahun terakhir serta mamalia terbesar yang ditemukan 10 tahun terakhir.

Spesies tapir baru ini dinamai Tapirus kabomani. Jenis ini sebelumnya dianggap sama dengan jenis tapir Brasil (Tapirus terrestris).

Tapir kerdil dinyatakan berbeda diantaranya karena faktor ukurannya. Berat tapir Brasil mencapai 320 kg sementara tapir kerdil hanya 110 kg. Sementara itu, kaki tapir kerdil juga lebih pendek.

Mario Cozzuol, paleontolog yang memimpin studi, mengatakan bahwa sebenarnya perbedaan antara tapir Brasil dengan tapir kerdil telah diketahui oleh masyarakat adat Karitiana di Amazon.

"Namun, para ilmuwan tak pernah memerhatikan. Mereka tidak memberi nilai pada pengetahuan masyarakat adat, menganggap mereka salah," ungkap Cozzuol seperti dikutip The Guardian, Selasa (17/12/2013).

Masyarakat Karitiana sebenarnya juga telah akrab dengan tapir itu. T. kabomani secara reguler diburu oleh masyarakat tersebut.

Cozzuol pertama kali menyadari kebaruan jenis tapir itu ketika mengamati tengkoraknya 10 tahun lalu. Ia kemudian mengambil sampel DNA dari spesimen yang diambil masyarakat adat dan mengamati morfologinya. Analisis morfologi dan genetik itu kemudian mengonfirmasi kebaruan jenis ini.

Tapir eksis di Bumi sejak 50 juta tahun lalu pada masa Eocene dan belum banyak mengalami perubahan sehingga sering disebut fosil hidup.

Tapir pertama kali muncul di wilayah Amerika Utara lalu bermigrasi ke Asia, Amerika Selatan, dan Eropa. Dulu, ada lebih banyak spesies tapir yang eksis di muka Bumi sebelum punah dan kini tinggal lima jenis saja.

Hasil analisis genetik menunjukkan bahwa tapir kerdil memisah dari jenis tapir Brasil sekitar 300.000 tahun lalu.

Ilmuwan memerkirakan, masih ada jenis tapir baru yang kini masih digolongkan sama dengan tapir Brasil. Tapi, di tengah jenis baru yang ungkin bisa ditemukan, tapir kini sedang menghadapi tantangan berat sebab habitatnya terus dieksploitasi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dikira Benda Suci, Ukiran Burung Hantu dari Zaman Tembaga Ini Ternyata Mainan Anak

Dikira Benda Suci, Ukiran Burung Hantu dari Zaman Tembaga Ini Ternyata Mainan Anak

Oh Begitu
Pengertian Moonbow dan Proses Terbentuknya

Pengertian Moonbow dan Proses Terbentuknya

Fenomena
Fosil Otak Tertua Ditemukan, Berusia 525 Juta Tahun

Fosil Otak Tertua Ditemukan, Berusia 525 Juta Tahun

Oh Begitu
Mengenal Hiu Greenland, Ikan Hiu yang Bisa Hidup hingga 400 Tahun

Mengenal Hiu Greenland, Ikan Hiu yang Bisa Hidup hingga 400 Tahun

Oh Begitu
5 Makanan Sehat untuk Menambah Berat Badan

5 Makanan Sehat untuk Menambah Berat Badan

Oh Begitu
Ikan Tuna Mengandung Merkuri, Ini Cara Aman Mengonsumsinya

Ikan Tuna Mengandung Merkuri, Ini Cara Aman Mengonsumsinya

Oh Begitu
Mengapa Piranha Memiliki Gigi yang Sangat Tajam?

Mengapa Piranha Memiliki Gigi yang Sangat Tajam?

Oh Begitu
4 Cara Efektif Menurunkan Berat Badan bagi Wanita

4 Cara Efektif Menurunkan Berat Badan bagi Wanita

Oh Begitu
Apa Makanan Ikan Piranha?

Apa Makanan Ikan Piranha?

Oh Begitu
Penyebab Terbentuknya Pelangi Merah

Penyebab Terbentuknya Pelangi Merah

Fenomena
Di Mana Sel Sperma Diproduksi?

Di Mana Sel Sperma Diproduksi?

Kita
Cara Mencegah Resistensi Antimikroba dalam Perawatan Luka

Cara Mencegah Resistensi Antimikroba dalam Perawatan Luka

Oh Begitu
Kandungan Susu Murni, Bisa untuk Menambah Berat Badan

Kandungan Susu Murni, Bisa untuk Menambah Berat Badan

Oh Begitu
5 Ikan Hiu Tercepat di Dunia

5 Ikan Hiu Tercepat di Dunia

Oh Begitu
Kencing Berbusa pada Anak, Apakah Berbahaya?

Kencing Berbusa pada Anak, Apakah Berbahaya?

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.