Pekerja Usia Produktif, Fokus Hari AIDS Sedunia 2013

Kompas.com - 30/11/2013, 12:06 WIB
Ilustrasi. SHUTTERSTOCKIlustrasi.
|
EditorWardah Fajri
KOMPAS.com- Hari AIDS Sedunia (HAS) kembali diperingati pada 1 Desember 2013. Kali ini, Komisi Penanggulangan AIDS Nasional (KPAN) fokus pada sektor tenaga kerja, mereka yang berada di usia produktif antara 19 hingga 50 tahun, selain tetap memberikan intervensi terhadap populasi kunci.

Menurut Hamid Batubara, Ketua Indonesian Business Coalition on AIDS (IBCA) selaku lembaga yang ditunjuk sebagai sektor utama pelaksana HAS 2013, intervensi HIV dan AIDS pada sektor tenaga kerja menjadi penting karena orang dengan HIV dan AIDS berasal dari kelompok ini.

"Pasalnya, 80 persen orang dengan HIV dan AIDS (odha) berasal dari mereka yang dalam usia produktif antara 19 hingga 50 tahun," ujarnya dalam konferensi pers HAS 2013 yang bertemakan "Cegah HIV dan AIDS, Lindungi Pekerja, Keluarga, dan Bangsa", di Jakarta, Jumat (29/11/2013).

Acara tersebut juga dihadiri oleh Menteri Kesehatan RI Nafsiah Mboi, Sekretaris KPAN Kemal N. Siregar, Dirjen Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan Mudji Handaya, UNAIDS Country Coordinator Indonesia Cho Kah Sin, dan Wakil Direktur International Labour Organization (ILO) Michiko Miyamoto.

Dalam kesempatan tersebut, Hamid menjelaskan, ini adalah pertama kalinya sektor swasta ditunjuk sebagai ketua pelaksana HAS. Diharapkan dengan begini, IBCA dapat menggerakkan sektor swasta dengan lebih luas untuk turut berpartisipasi aktif dalam menanggulangi HIV dan AIDS di Indonesia, khususnya bagi pekerja, termasuk perlindungan terhadap perempuan dan anak.

Saat ini, kata dia, sudah ada 21 perusahaan yang bergabung di IBCA untuk mendukung program-program pencegahan sekaligus penanggulangan HIV dan AIDS di lingkungan tempat kerja. Melalui HAS, diharapkan semakin banyak perusahaan yang mau bergabung. Dengan begitu, target millenium development goals (MDGs) tercapai.

Hamid menegaskan, dengan merambah sektor tenaga kerja, tidak boleh ada lagi stigma dan diskriminasi yang terjadi pada odha di lingkungan tempat kerja. Dengan begitu, odha pun bisa mendapatkan haknya untuk mendapatkan pekerjaan yang baik sesuai dengan kemampuannya.

Dalam hal pencegahan, lanjut dia, intervensi yang dilakukan pada sektor ini akan meningkatkan kesadaran para pekerja untuk tidak berperilaku berisiko. "Dengan begitu, mereka juga akan melindungi keluarga dari transmisi virus HIV," ujarnya.

Hingga September 2013, Kementerian Kesehatan mencatat adanya temuan kasus HIV baru sejumlah 20.397 kasus. Sementara untuk kasus AIDS baru ditemukan 2.763 kasus. Dibandingkan tahun sebelumnya, jumlah tersebut tidak terlalu berbeda signifikan.

Hanya saja, kecenderungan cara transmisi virus mengalami pergeseran signifikan. Sebelumnya, penggunaan narkoba suntik dominan dalam transmisi virus, namun kini virus berpindah melalui hubungan seksual.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X