Kompas.com - 18/11/2013, 15:59 WIB
Gunung Merapi KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKOGunung Merapi
|
EditorYunanto Wiji Utomo

KOMPAS.com — Senin (18/11/2013), Merapi kembali aktif, bererupsi hingga menyemburkan asap setinggi 2.000 meter. Hendrasto, Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), mengatakan bahwa erupsi ini di Merapi adalah fenomena baru.

"Baru terjadi pada Juli 2013 lalu dan kali ini," katanya singkat saat dihubungi lewat telepon oleh Kompas.com, Senin ini.

Fenomena erupsi yang terjadi merupakan erupsi freatik. Erupsi ini terjadi karena interaksi air tanah dengan magma panas berpadu dengan tekanan tinggi. Ketinggian semburan asap bergantung pada besarnya tekanan.

Juli lalu, ketinggian semburan hanya mencapai 1.000 meter. Hari ini, ketinggian semburan mencapai 2.000 meter.

Dosen dan peneliti vulkanologi dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Asep Saepuloh, juga mengatakan bahwa letusan freatik hari ini memang fenomena baru yang dijumpai di salah satu gunung berapi teraktif di dunia itu.

"Memang baru. Kita memang belum pernah menjumpainya sejak meneliti Merapi tahun 1996 lalu," katanya.

Asep mengungkapkan, fenomena baru tersebut kemungkinan terkait dengan letusan besar Merapi pada tahun 2010, dan baru terjadi setelah itu. "Letusan tahun 2010 yang extraordinary mengubah kesetimbangan pada gunung api sehingga ada fenomena baru," ucap Asep.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara, Kepala balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Subandriyo, mengatakan, letusan freatik terkait tingginya kandungan gas.

"Letusan eksplosif tahun 2010 yang di luar kebiasaan Merapi bisa terjadi karena tingginya kandungan gas. Pasca letusan, kemungkinan kandungan gas masih tinggi sehingga memunculkan erupsi freaktik," jelasnya.

Hendrasto menuturkan, belum bisa dikatakan apakah letusan freatik ini merupakan awal dari letusan yang lebih besar atau siklus letusan empat tahunan Merapi.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.