Kompas.com - 04/09/2013, 19:54 WIB
|
EditorYunanto Wiji Utomo

KOMPAS.com — Jepang, lewat The Central Railway Japan Co (JR Tokai), kini tengah merancang kereta supercepat yang mampu mencapai kecepatan 500 kilometer per jam.

Kereta rancangan Jepang yang disebut L-Zero itu merupakan kereta magnetic levitation (maglev). Kereta tidak memakai roda. Medan magnet menjaga kereta tetap berada di atas rel. Kereta itu akan bergerak seperti melayang di atas jalurnya. Maglev juga menjaga kereta tetap di tengah.

Pada Kamis (29/8/2013) lalu, prototipe kereta dengan lima gerbong itu telah diuji coba untuk berjalan menempuh jarak 42,8 kilometer.

Dalam uji coba tersebut, hadir pimpinan dari JR Tokai, Yoshiyuki Kasai, dan Menteri Transportasi Jepang Akihiro Ota, serta Shomei Yokouchi selaku Gubernur Yamanashi. Sejumlah wartawan juga hadir dalam uji coba tersebut.

Ota, seperti dikutip Asahi Shimbun, Kamis lalu, mengatakan, "Saya merasakan kecepatan 505 km/jam. Tubuh saya merasakan kecepatannya, tetapi sama sekali tak merasakan ketidaknyamanan dan percakapan berlangsung seperti biasanya. Saya tak merasakan getaran."

Sementara itu, wartawan yang ikut serta dalam uji coba seperti dilaporkan Discovery, Selasa (3/9/2013), merasakan dirinya seperti ditarik ke belakang kursi saat kereta berjalan.

Pengembangan kereta ini terkait dengan upaya Jepang mengekspor teknologinya ke negara maju lain seperti Amerika Serikat. Ota juga mengatakan, teknologi ini juga terkait dengan upaya strategis penanganan bencana.

Kereta ini rencananya akan mulai beroperasi pada tahun 2027. Kereta pertama yang akan dioperasikan akan menempuh jarak Tokyo Shinagawa ke Nagoya dalam 40 menit. Jalur selanjutnya akan dikembangkan pada tahun 2045, yakni jalur Shin-Osaka dalam 67 menit.

Bagaimana kalau kereta ini dioperasikan di Indonesia?

Jarak Jakarta ke Yogyakarta yang sekitar 577 km saat ini ditempuh dengan Kereta Api Taksaka selama 7-8 jam. Dengan kereta tersebut, Jakarta-Yogya bisa ditempuh dalam 70 menit atau 1 jam 10 menit. Bagaimana jika ingin ke Bandung yang jaraknya sekitar 150 km? Waktu tempuhnya cuma 20 menit!

Jika Jepang berhasil, maka kecepatan kereta itu akan mengalahkan maglev China yang mencapai kecepatan 431 km/jam.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.