Kompas.com - 29/08/2013, 21:40 WIB
EditorYunanto Wiji Utomo

KOMPAS.com — China akan mengirimkan roket untuk mendarat di Bulan pada akhir tahun 2013. Rencana tersebut diungkapkan oleh State Administration of Science, Technology and Industry for National Defence, China.

Menurut informasi yang dipublikasikan kantor berita Xinhua, perencanaan dan konstruksi Chang'e-3, sebuah misi dengan pesawat tak berawak, telah selesai. Secara resmi proyek tersebut kini sudah memasuki "fase implementasi peluncuran".

Kantor berita tersebut melaporkan, Chang'e-3 akan diluncurkan pada akhir tahun ini, seraya mengungkapkan bahwa mereka akan melihat pesawat pengorbit milik China mendarat di Bulan untuk pertama kalinya, setelah menggunakan teknik yang masih dirahasiakan untuk memperlambat kecepatan pesawat tersebut.

Dalam mitologi China, Chang'e merupakan seorang wanita yang tinggal di sebuah istana di Bulan. Program antariksa China sendiri dioperasikan oleh angkatan bersenjata setempat.

Oleh Beijing, program ruang angkasa bernilai miliaran dollar tersebut dilihat sebagai tonggak bagi meningkatnya status China di percaturan global, bukti kemampuan teknis, dan keberhasilan partai komunis mengubah nasib negeri yang sebelumnya terbelit kemiskinan.

Gaung dari proyek luar angkasa ini sendiri sangat digencarkan di dalam negeri. Juni lalu, Presiden Xi Jinping sendiri menghadiri peluncuran Shenzhou-10, misi antariksa pertama China yang mengirimkan manusia ke luar angkasa.

Sejauh ini, kemampuan China dalam teknologi antariksa memang masih jauh tertinggal dibandingkan dengan Amerika Serikat dan Rusia. Meski demikian, negeri itu menargetkan pembangunan stasiun ruang angkasa yang mengelilingi Bumi pada tahun 2020 mendatang dan mengirimkan manusia ke Bulan sebagai target berikutnya.

Manusia yang kali terakhir berjalan di satelit alami Planet Bumi tersebut adalah Eugene Cernan, komandan pesawat ulang alik Apollo 17, pada tahun 1972. (Abiyu Pradipa/National Geographic Indonesia)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.