Kompas.com - 30/07/2013, 19:39 WIB
Pony, orangutan yang pernah menjadi korban pelacuran, akhirnya mendapatkan kesempatan untuk hidup bebas lagi lewat pra-lepasliaran di Pulau Kaja. IndrayanaPony, orangutan yang pernah menjadi korban pelacuran, akhirnya mendapatkan kesempatan untuk hidup bebas lagi lewat pra-lepasliaran di Pulau Kaja.
|
EditorYunanto Wiji Utomo

JAKARTA, KOMPAS.com — Masih ingat orangutan betina Pony? Orangutan itu pernah ramai dibicarakan karena menjadi korban praktik prostitusi hewan untuk memenuhi kebutuhan seksual manusia.

Kini, kabar gembira datang. Pusat Rehabilitasi Orangutan di Nyaru Menteng telah merelokasi Pony ke Pulau Kaja sebagai langkah pralepasliar. Sebelumnya, Pony memasuki Pusat Rehabilitasi Orangutan Nyaru Menteng untuk dirawat dan dididik kembali hidup sebagai orangutan.

”Kami sudah pralepasliarkan bulan lalu,” kata Jamartin Sihite, CEO Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF), organisasi yang mengelola Pusat Rehabilitasi Orangutan Nyaru Menteng.

Langkah pralepasliaran Pony tepatnya dilakukan 29 Juni 2013. Pony direlokasi bersama tujuh  orangutan lainnya.

Jamartin menuturkan, langkah pralepasliaran diambil setelah Pony dianggap sehat, memiliki perilaku khas orangutan, dan mampu hidup di alam liar.

Mendeskripsikan kondisi Pony saat ini, Jamartin mengatakan, ”Dia sudah bisa membuat sarang sendiri, sudah bisa membedakan pohon buah dan mencari makan sendiri.”

Bulu-bulu Pony tumbuh lebat. Berat badan Pony mencapai 72,1 kilogram dan dominan dibandingkan dengan rekan-rekan orangutan lain yang dipralepasliarkan. Pony juga bebas dari penyakit TBC dan hepatitis.

Kondisi Pony saat ini kontras dengan kondisi saat baru masuk ke Pusat Rehabilitasi Orangutan Nyaru Menteng.

Saat itu, bulu-bulu Pony habis dicukur. Pony sangat bergantung pada manusia. Tubuhnya dipenuhi gigitan nyamuk sehingga Pony tak berhenti menggaruk. Garukan memicu infeksi.

Jamartin mengatakan, di Pulau Kaja, Pony akan terus diawasi. Ilmuwan dan perehabilitasi orangutan akan memastikan bahwa Pony mampu hidup di alam.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X