Orangutan dan Simpanse Juga Bisa Bernostalgia

Kompas.com - 21/07/2013, 19:53 WIB
Riset menunjukkan, simpanse betina cenderung agresif saat berinteraksi dengan betina lain. Sifat ini mungkin yang diturunkan pada manusia. Anup ShahRiset menunjukkan, simpanse betina cenderung agresif saat berinteraksi dengan betina lain. Sifat ini mungkin yang diturunkan pada manusia.
EditorYunanto Wiji Utomo

KOMPAS.com — Kera besar seperti simpanse dan orangutan ternyata dapat bernostalgia atau mengingat kejadian yang telah terjadi beberapa tahun yang lalu. Sama seperti manusia, ternyata ketika mengingat kejadian yang sudah lama terjadi, simpanse dan orangutan mampu menggali memori mereka.

Diberitakan Daily Mail, Jumat (19/7/2013), para peneliti melakukan pengujian dengan melibatkan dua kelompok kera untuk melihat bagaimana mereka dapat menemukan alat tersembunyi untuk menggapai makanan.

Kedua kelompok kera, baik orangutan maupun simpanse, ditempatkan dalam sebuah ruang yang memiliki satu kotak berisi peralatan. Salah satu kelompok sudah pernah melalui pengujian ini tiga tahun sebelumnya dengan desain ruang yang sama persis.

Hasilnya, kelompok yang sudah memiliki pengalaman tiga tahun sebelumnya dapat menemukan alat dalam kotak jauh lebih cepat daripada yang belum pernah. Mereka hanya memerlukan waktu lima detik sebelum akhirnya membuka kotak dan mencari alat yang dapat mereka gunakan. Sementara itu, kelompok yang lain terlihat bingung.

Dalam studi lanjutan yang kedua, simpanse dan orang utan terbukti mampu mengingat untuk mencari alat yang telah dibawa dua minggu sebelumnya.

"Saya sangat terkejut ketika mengetahui mereka tidak hanya mampu mengingat kejadian yang terjadi tiga tahun sebelumnya, tetapi juga karena mereka dapat melakukannya dengan sangat cepat," ujar Dr Gema Martin Ordas dari Aarhus University di Denmark, yang menjadi pemimpin dalam studi ini.

Kemampuan kera besar dalam mengingat kejadian yang telah lama terjadi itu dipublikasikan dalam jurnal Current Biology. Simpanse dan orang utan memang sudah sering terlibat dalam penelitian yang dilakukan oleh para peneliti ini. Namun, temuan yang berhasil ditunjukkan oleh para kera kali ini adalah salah satu penemuan yang paling penting.

"Data kami dan berbagai bukti yang ada telah menjatuhkan pemikiran sebelumnya yang menyatakan jika makhluk selain manusia hanya hidup dalam pikirannya saat ini," ujar Ordas. (Dyah Arum Narwastu)

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X