Kompas.com - 18/07/2013, 08:05 WIB
Ilustrasi tumbukan bintang neutron. Astronom mengatakan, tumbukan bintang neutron itulah yang membuat Bumi sekarang punya emas. Dana BerryIlustrasi tumbukan bintang neutron. Astronom mengatakan, tumbukan bintang neutron itulah yang membuat Bumi sekarang punya emas.
|
EditorYunanto Wiji Utomo

KOMPAS.com - Banyak orang menggemari emas, sebagai perhiasan maupun investasi. Tapi, siapa yang tahu darimana logam mahal ini berasal? Tak banyak yang mengetahui atau bahkan mempertanyakannya.

Selama bertahun-tahun, ilmuwan bertanya-tanya tentang asal usul emas. Emas adalah logam yang tergolong jarang. Emas di Bumi sama langkanya dengan emas di semesta.

Asal-usul emas tersebut akhirnya diungkap dalam konferensi pers di Harvard Smithsonian Center for Astrophysics (CfA) yang digelar Rabu (17/7/2013).

Ilmuwan mengatakan bahwa emas berasal dari peristiwa tumbukan antar dua bintang neutron yang melepaskan beragam unsur berat. Tumbukan bintang neutron bisa dikatakan sebagai salah satu "bencana" terdahsyat di jagat raya dan diduga hanya terjadi setiap 10.000 tahun sekali.

Emas di Bumi diperkirakan berasal dari peristiwa tumbukan bintang neutron di Bimasakti. Emas mungkin dikirim ke Bumi lewat meteor atau asteroid.

Kesimpulan tersebut didapatkan berdasarkan hasil pengamatan pada ledakan sinar gamma, disebut GRB 130603B pada jarak 3,9 miliar tahun cahaya dari Bumi, yang terdeteksi pada 3 Juni 2013 lalu dengan wahana SWIFT milik NASA.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ledakan sinar gamma tersebut berlangsung sangat cepat, hanya seperlima detik. Meski demikian, ledakan meninggalkan kilauan yang didominmasi oleh cahaya inframerah.

Astronom mengamati bahwa kilauan dalam peristiwa ini berbeda dengan biasanya. Kilauan kali ini dianggap hanya bisa dihasilkan dari unsur radioaktif.

Menurut astronom, kilauan seperti dalam kasus ini hanya bisa dihasilkan bila ledakan sinar gamma berasal dari tumbukan bintang neutron. Maka, disimpulkan bahwa ledakan sinar gamma itu bersumber dari tumbukan bintang neutron.

Astronom lalu mengalkulasi jumlah emas yang dihasilkan oleh sekali ledakan sinar kosmos dari tumbukan bintang netron dan jumlah peristiwa tumbukan sejak Big Bang 13,8 miliar tahun lalu.

Astronom mendapat kesimpulan bahwa ledakan sinar gamma dari tumbukan bintang neutron adalah sumber utama emas di semesta.

Edo Berger, penulis utama makalah hasil penelitian ini mengatakan, "Kami memperkirakan jumlah emas yang dilepaskan dalam sekali ledakan sinar gamma mungkin sebesar sepuluh kali massa Bulan."

Dengan harga pasar emas saat ini, bisa dibilang bahwa nilai emas dalam sekali ledakan sinar gamma akibat tumbukan bintang neutron adalah satu oktilion dollar AS. satu oktiliun adalah angka 1 dengan 28 nol di belakangnya.

"Menguraikan seperti apa yang dikatakan Carl Sagan (astronom ternama AS), kita semua berasal dari bintang, perhiasan kita berasal dari tumbukan bintang," kata Berger dalam keterangan pers di situs web Harvard CfA.

Hasil penelitian ini telah dimasukkan ke The Astrphysical Journal Letters dan saat ini masih menunggu untuk dipublikasikan.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.