Kompas.com - 11/07/2013, 15:48 WIB
Paus biru, hewan terbesar sejagad. Twisted SifterPaus biru, hewan terbesar sejagad.
EditorYunanto Wiji Utomo

KOMPAS.com - Frekuensi sonar yang digunakan militer ditengarai mengganggu kehidupan mamalia laut terbesar, paus biru.

Seperti diketahui, paus menggunakan suara yang dipantulkan untuk berkomunikasi dengan sesamanya. Sistem serupa, berupa sonar, digunakan armada militer untuk navigasi bawah air, mendeteksi obyek, dan berkomunikasi.

Ternyata, frekuensi sonar ini menghalangi panggilan paus sehingga memisahkan paus dari kawanannya. Frekuensi itu juga merusak pendengaran paus.

Sinyal sonar frekuensi menengah (1-10 kilohertz) selama ini dituding sebagai penyebab terdamparnya paus berparuh yang biasa menyelam sangat dalam.

Untuk menguji dampak sonar terhadap pola makan paus biru di pantai California Selatan, ilmuwan memberi perlakuan sonar (3,5-4 kilohertz, tak sekeras peralatan militer) pada sekawanan mamalia laut itu.

Hasilnya, beberapa paus menjauhi lokasi makan (feeding ground) dan sumber suara.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

”Paus merespons sonar dengan mengubah perilaku menyelam dan menjauhi sumber suara itu,” kata Jeremy Goldbogen, penulis laporan penelitian ini.

Goldbogen bekerja di organisasi nonprofit Cascadia Research Collective. Berdasarkan laporan National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA), saat ini diperkirakan ada 5.000-12.000 paus biru di dunia.

Studi terbaru ini menunjukkan, sonar bisa membahayakan fauna yang terancam punah itu.

”Hasilnya menunjukkan, paparan frekuensi menengah suara buatan manusia bisa signifikan berisiko bagi upaya memulihkan populasi paus biru yang terancam punah,” tulis para peneliti dalam jurnal Biology Letters edisi 3 Juli, seperti dikutip Livescience, Kamis (4/7/2013). (Ichwan Susanto/Kompas)Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Virus Corona Varian Omicron Terdeteksi di Malaysia dan Singapura

Virus Corona Varian Omicron Terdeteksi di Malaysia dan Singapura

Oh Begitu
Benarkah Obat Sotrovimab Efektif Lawan Omicron? Ini Kata Pakar UGM

Benarkah Obat Sotrovimab Efektif Lawan Omicron? Ini Kata Pakar UGM

Oh Begitu
Kasus Laura Anna Lumpuh karena Dislokasi Tulang Leher Setelah Kecelakaan, Kondisi Apa Itu?

Kasus Laura Anna Lumpuh karena Dislokasi Tulang Leher Setelah Kecelakaan, Kondisi Apa Itu?

Fenomena
4 Makanan Pahit Namun Kaya Manfaat untuk Kesehatan

4 Makanan Pahit Namun Kaya Manfaat untuk Kesehatan

Oh Begitu
BMKG: Cuaca Ekstrem Diprediksi Hantam Indonesia hingga 9 Desember

BMKG: Cuaca Ekstrem Diprediksi Hantam Indonesia hingga 9 Desember

Fenomena
Video Viral Siswi SMA Mencoba Bunuh Diri karena Video Asusila Tersebar, Apa Dampaknya bagi Korban?

Video Viral Siswi SMA Mencoba Bunuh Diri karena Video Asusila Tersebar, Apa Dampaknya bagi Korban?

Kita
Apa Itu Sotrovimab, Obat Antibodi yang Disebut Mampu Lawan Omicron?

Apa Itu Sotrovimab, Obat Antibodi yang Disebut Mampu Lawan Omicron?

Oh Begitu
Inggris Setujui Obat Covid-19 Sotrovimab, Tampaknya Bisa Lawan Omicron

Inggris Setujui Obat Covid-19 Sotrovimab, Tampaknya Bisa Lawan Omicron

Oh Begitu
Cara Unik Semut Bagikan Informasi pada Kawanannya, Muntahkan Cairan ke Mulut Satu Sama Lain

Cara Unik Semut Bagikan Informasi pada Kawanannya, Muntahkan Cairan ke Mulut Satu Sama Lain

Oh Begitu
Imunisasi Kejar, Susulan Imunisasi Dasar yang Tertunda untuk Anak

Imunisasi Kejar, Susulan Imunisasi Dasar yang Tertunda untuk Anak

Oh Begitu
Orbit Bumi Berfluktuasi Pengaruhi Evolusi, Ilmuwan Temukan Buktinya

Orbit Bumi Berfluktuasi Pengaruhi Evolusi, Ilmuwan Temukan Buktinya

Fenomena
[POPULER SAINS] WHO: Dunia Ciptakan Ladang Subur bagi Varian Baru Berkembang | Robot Pertama yang Bisa Bereproduksi

[POPULER SAINS] WHO: Dunia Ciptakan Ladang Subur bagi Varian Baru Berkembang | Robot Pertama yang Bisa Bereproduksi

Oh Begitu
5 Bintang Paling Terang yang Menghiasi Langit Malam

5 Bintang Paling Terang yang Menghiasi Langit Malam

Oh Begitu
Dahsyatnya Letusan Gunung Vesuvius Setara Bom Atom Hiroshima, Ini Kata Arkeolog

Dahsyatnya Letusan Gunung Vesuvius Setara Bom Atom Hiroshima, Ini Kata Arkeolog

Fenomena
4 Tahapan Siklus Menstruasi

4 Tahapan Siklus Menstruasi

Kita
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.