Kompas.com - 04/07/2013, 21:38 WIB
Dua bulan baru Pluto resmi dinamai IAUDua bulan baru Pluto resmi dinamai "Styx" dan "Kerberos"
|
EditorYunanto Wiji Utomo

KOMPAS.com — Dua bulan Pluto yang baru saja ditemukan kini resmi dinamai oleh International Astronomical Union (IAU), organisasi dunia yang bertugas menamai sebuah benda langit.

Sebelumnya, dua bulan tersebut hanya disebut P4 dan P5. Kini, keduanya dinamai masing-masing Kerberos dan Styx.

IAU menamai dua bulan Pluto tersebut berdasarkan hasil pengumpulan suara lewat internet yang didukung oleh proyek Search for Extraterrestrial Intelligence (SETI).

Ada beberapa nama yang sempat muncul sebagai calon nama bulan Pluto. Aktor William Shatner yang memerankan Kapten James T Kirk di serial Star Trek mengusulkan nama "Vulcan".

Dari sekian calon nama, sebenarnya "Vulcan" menjadi juaranya. Dari 500.000 pemilih, nama "Vulcan" didukung oleh 170.000 pemilih. Posisi kedua dan ketiga ialah "Cerberus" dan "Styx".

Namun, para penggemar Star Trek yang mendambakan penggunaan nama "Vulcan" harus kecewa. IAU memutuskan untuk tidak memakainya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"IAU benar-benar mempertimbangkan nama ini, yang juga merupakan nama Dewa Gunung dalam mitologi Romawi," demikian pernyataan SETI yang dikutip Space, Selasa (2/7/2013).

"Namun, karena nama ini telah digunakan dalam astronomi dan karena dewa Romawi ini tidak berasosiasi secara dekat dengan Pluto, proposal ini ditolak," tambah SETI.

Berdasarkan kesepakatan IAU, bulan Pluto harus dinamai berdasarkan nama-nama dalam mitologi Romawi atau Yunani. Pluto adalah penguasa dunia dalam mitos masa lalu.

Cerberus adalah anjing berkepala tiga dalam mitologi Yunani. IAU memutuskan untuk memplesetkan nama ini sedikit menjadi Kerberos saat dipakai sebagai nama bulan Pluto.

Styx sendiri adalah sungai yang memisahkan yang hidup dan yang mati dalam mitologi kuno. Cerberus dan Styx masing-masing mendapat dukungan dari 100.000 dan 88.000 pemilih.

Styx dan Kerberos ditemukan dengan Teleskop Antariksa Hubble. Styx ditemukan tahun 2012, sementara Kerberos 2011. Keduanya adalah bulan mini, dengan diameter 20-30 kilometer.

Pluto memiliki beberapa bulan lain, di antaranya Charon, Nyx, dan Hydra. Charon adalah bulan terbesar Pluto, ditemukan tahun 1978.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Makanan Pahit Namun Kaya Manfaat untuk Kesehatan

4 Makanan Pahit Namun Kaya Manfaat untuk Kesehatan

Oh Begitu
BMKG: Cuaca Ekstrem Diprediksi Hantam Indonesia Hingga 9 Desember

BMKG: Cuaca Ekstrem Diprediksi Hantam Indonesia Hingga 9 Desember

Fenomena
Video Viral Siswi SMA Mencoba Bunuh Diri karena Video Asusila Tersebar, Apa Dampaknya bagi Korban?

Video Viral Siswi SMA Mencoba Bunuh Diri karena Video Asusila Tersebar, Apa Dampaknya bagi Korban?

Kita
Apa Itu Sotrovimab, Obat Antibodi yang Disebut Mampu Lawan Omicron?

Apa Itu Sotrovimab, Obat Antibodi yang Disebut Mampu Lawan Omicron?

Oh Begitu
Inggris Setujui Obat Covid-19 Sotrovimab, Tampaknya Bisa Lawan Omicron

Inggris Setujui Obat Covid-19 Sotrovimab, Tampaknya Bisa Lawan Omicron

Oh Begitu
Cara Unik Semut Bagikan Informasi pada Kawanannya, Muntahkan Cairan ke Mulut Satu Sama Lain

Cara Unik Semut Bagikan Informasi pada Kawanannya, Muntahkan Cairan ke Mulut Satu Sama Lain

Oh Begitu
Imunisasi Kejar, Susulan Imunisasi Dasar yang Tertunda untuk Anak

Imunisasi Kejar, Susulan Imunisasi Dasar yang Tertunda untuk Anak

Oh Begitu
Orbit Bumi Berfluktuasi Pengaruhi Evolusi, Ilmuwan Temukan Buktinya

Orbit Bumi Berfluktuasi Pengaruhi Evolusi, Ilmuwan Temukan Buktinya

Fenomena
[POPULER SAINS] WHO: Dunia Ciptakan Ladang Subur bagi Varian Baru Berkembang | Robot Pertama yang Bisa Bereproduksi

[POPULER SAINS] WHO: Dunia Ciptakan Ladang Subur bagi Varian Baru Berkembang | Robot Pertama yang Bisa Bereproduksi

Oh Begitu
5 Bintang Paling Terang yang Menghiasi Langit Malam

5 Bintang Paling Terang yang Menghiasi Langit Malam

Oh Begitu
Dahsyatnya Letusan Gunung Vesuvius Setara Bom Atom Hiroshima, Ini Kata Arkeolog

Dahsyatnya Letusan Gunung Vesuvius Setara Bom Atom Hiroshima, Ini Kata Arkeolog

Fenomena
4 Tahapan Siklus Menstruasi

4 Tahapan Siklus Menstruasi

Kita
Unik, Peneliti Temukan Fosil Dinosaurus Ekor Lapis Baja di Chili

Unik, Peneliti Temukan Fosil Dinosaurus Ekor Lapis Baja di Chili

Fenomena
Ukuran Gigi Taring Manusia Menyusut Seiring Waktu, Kok Bisa?

Ukuran Gigi Taring Manusia Menyusut Seiring Waktu, Kok Bisa?

Oh Begitu
Terkubur 1.700 Tahun, Vila Romawi Ditemukan di Lahan Pertanian Inggris

Terkubur 1.700 Tahun, Vila Romawi Ditemukan di Lahan Pertanian Inggris

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.