Kompas.com - 21/06/2013, 20:36 WIB
Klenteng Boen San Bio thearoengbinangproject.comKlenteng Boen San Bio
EditorYunanto Wiji Utomo

Dalam budaya Cina, menurut Agni, seseorang yang akan mendirikan bangunan selalu melihat fengsui. Mereka selalu mengkaji letak bangunan atau rumah yang dianggap mempunyai pengaruh baik atau buruk pada manusia yang menghuni atau hidup di sekitarnya. Beberapa aspek yang kerap menjadi perhatian adalah gunung dan laut.

“Gunung adalah sumber air yang mengalirkan sungai-sungai,” kata Agni. “Laut adalah berkah karena kumpulan urat-urat naga.” Lantaran Pasar Lama jauh dari sosok gunung dan laut, maka dibuatlah imaji gunung dan imaji laut. “Boen San Bio melambangkan gunung, Boen Hay Bio melambangkan laut,” ujarnya. “Nah, [di tengah-tengah] Boen Tek Bio adalah naganya.”

“Ada harapan di setiap nama klenteng,” kata Agni mengingatkan.

Kata “Boen” bisa bermakna peradaban, kelemahlembutan, kesopanan, atau kebaikan. Jadi, Boen San Bio, menurut tafsir Agni, merupakan kuil yang mengharapkan kebaikan setinggi gunung. Sementara, Boen Hay Bio, kuil yang mencita-citakan kebaikan seluas samudera.

“Kalau daerah itu ideal dan sesuai dengan kaidah fengsui, berarti aman untuk ditinggali.” Selain sebagai tempat beribadah, klenteng itu juga mempunyai fungsi sosial sebagai tempat komunitas berkumpul dan menyelesaikan masalah.

Masyarakat pendiri Boen Tek Bio sangat sadar akan arti pentingnya klenteng, sehingga mereka harus mencari tempat yang menurut mereka ideal. “Klenteng menyatukan banyak komunitas,” kata Agni. “Dan, stabilitas daerah itu ada di klenteng.” (Mahandis Y. Thamrin/National Geographic Indonesia)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.