Kompas.com - 21/06/2013, 11:58 WIB
Pesawat Terbang Tanpa Awak (PTTA) Wulung dipamerkan pada acara unjuk terbang di Pangkalan Udara Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur, Kamis (11/10/2012). PTTA hasil pengembangan Balitbang Kemhan dan BPPT tersebut dapat dipergunakan untuk kepentingan militer dalam hal pengamatan wilayah (survailence), penanganan kebakaran hutan, pembuatan hujan buatan, dan mampu menggantikan pesawat tempur yang disebut dengan Unnamed Combat Aerial Vehicle (UCAV).

KOMPAS/RIZA FATHONIPesawat Terbang Tanpa Awak (PTTA) Wulung dipamerkan pada acara unjuk terbang di Pangkalan Udara Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur, Kamis (11/10/2012). PTTA hasil pengembangan Balitbang Kemhan dan BPPT tersebut dapat dipergunakan untuk kepentingan militer dalam hal pengamatan wilayah (survailence), penanganan kebakaran hutan, pembuatan hujan buatan, dan mampu menggantikan pesawat tempur yang disebut dengan Unnamed Combat Aerial Vehicle (UCAV).
|
EditorYunanto Wiji Utomo

JAKARTA, KOMPAS. com - Perayaan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) akan kembali digelar tahun ini. Berbeda dengan Hakteknas 2012 yang menonjolkan mobil listrik, perayaan tahun ini akan lebih menonjolkan teknologi pertahanan dan kedirgantaraan.

"Tahun ini ikonnya adalah pertahanan dan kedirgantaraan. Yang kita ekspos antara lain seperti roket, UAV (pesawat tanpa awak) dan senjata," kata Gunawan Wibisana, Asistenm Deputi Jaringan Penyedia, Kedeputian Jaringan Iptek, Kementerian Riset dan Teknologi dalam konferensi pers, Jumat (21/6/2013).

Beberapa produk pertahanan dan kedirgantaraan dari lembaga penelitian pemerintah yang akan dipamerkan antara lain kendaraan miiter Komodo dan senjata Sinper dengan kaliber 12,7 dari PT Pindad.

Bila selama ini publik hanya mengetahui adanya hujan buatan, maka dalam Hakteknas tahun ini publik bisa melihat salah satu material yang dipakai untuk melakukannya, yakni bahan semai awan COSAT 1000.

Produk unggulan lain yang dipamerkan adalah pesawat nirawak Wulung yang telah diujicobakan terbang dari Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma tahun lalu. Ada pula Sriti dan Alap-alap. Produk lain adalah flying car dan heksarotor.

Sementara, PT Dirgantara Indonesia akan memamerkan pesawat N-219 yang direncanakan akan siap prototipe dan uji terbangnya pada tahun 2015. Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) akan memamerkan satelit LAPAN A-2 yang akan diluncurkan tahun 2014.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kepala Biro Hukum dan HUmas, Kementerian Riset dan Teknologi, Dadit Herdikimengatakan bahwa puncak acara Hakteknas akan berlangsung 29 Agustus - 1 September 2013. Puncak acara Hakteknas sendiri akan digelar di Taman Mini Indonesia Indah.

Gunawan mengatakan, "teknologi yang dipamerkan memang untuk kedirgantaraan dan pertahanan. Namun, sebenarnya ini tidak hanya punya manfaat untuk militer tetapi juga sipil." Teknologi yang dipamerkan bisa bermanfaat untuk masyarakat.

Dadit mengungkapkan bahwa pada Hakteknas 2013, sejumlah komunitas yang melakukan inovasi juga diakomodasi dan bisa memamerkan produknya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.