Bayi Bisa Menunjukkan Rasa Sakit sejak Dalam Kandungan

Kompas.com - 06/06/2013, 21:59 WIB
EditorErvan Hardoko

LONDON, KOMPAS.com — Sebuah penelitian mengklaim bahwa bayi yang masih dalam kandungan sudah berlatih mimik wajah yang menunjukkan rasa sakit.

Para peneliti dari Universitas Durham dan Lancaster mengatakan, janin bayi memiliki kemampuan menunjukkan rasa sakit melalui ekspresi wajah sebagai sarana mempersiapkan diri menempuh kehidupan setelah dilahirkan.

Penelitian ini dilakukan dengan melakukan pemindaian terhadap 15 janin sehat. Ekspresi wajah janin ini bisa memberi dokter informasi tambahan tentang kesehatan bayi yang belum lahir.

Hasil penelitian menunjukkan janin sudah memiliki kemampuan membuat ekspresi sederhana saat berusia 24 pekan, seperti menggerakkan bibir untuk membentuk senyuman.

Saat kandungan memasuki usia 36 pekan, janin bahkan sudah mampu menunjukkan ekspresi multidimensional yang bisa diartikan menunjukkan rasa sakit.

"Sangat penting bagi janin untuk memiliki kemampuan menunjukkan rasa sakit segera setelah dia lahir sehingga mereka bisa menyampaikan setiap rasa sakit yang mungkin mereka rasakan," kata Dr Nadja Reissland dari Departemen Psikologi Universitas Durham yang memimpin riset ini.

"Hasil penelitian kami menunjukkan bahwa janin yang sehat bisa belajar menggabungkan gerakan wajah yang diperlukan jauh sebelum mereka dilahirkan," lanjut Dr Nadja menjelaskan hasil penelitian yang dimuat dalam jurnal kesehatan Plos One itu.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ini berarti kita bisa menentukan perkembangan normal ekspresi wajah dan juga kemungkinan pertumbuhan abnormal janin tersebut. Fakta ini juga bisa memberikan indikasi medis lanjutan terkait dengan kondisi kesehatan janin," ujar Dr Nedja menegaskan.

 

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X