Kompas.com - 27/05/2013, 10:42 WIB
|
Editoryunan

BEIJING, KOMPAS.com — Ilmuwan akhirnya berhasil memecahkan teka-teki harimau putih. Sebelumnya, diketahui bahwa harimau putih merupakan mutan dari jenis harimau benggala. Namun, ilmuwan belum menemukan penyebab mutasinya.

Analisis genetik yang dipimpin oleh Shu-Jin Luo dari Peking University di China berhasil menguak mutasi genetik yang menjadi penyebab munculnya harimau putih. Hasil analisis dipublikasikan di jurnal Cell, Kamis (23/5/2013).

Berdasarkan analisis tersebut, diketahui bahwa harimau putih muncul akibat mutasi gen SLC45A2. Gen ini telah menjadi penyebab warna terang pada beberapa spesies, seperti kuda putih, ayam, dan ikan.

Pada harimau benggala, gen ini menghambat ekspresi warna oranye dan merah yang menyebabkan warna oranye pada harimau bengali. Namun demikian, gen ini tidak menghambat ekspresi gen penyebab warna hitam. Oleh sebab itu, harimau putih tetap memiliki corak hitam.

Luo menemukan penyebab mutasi ini setelah menganalisis gen dari 16 harimau yang berada di Chimelong Safari Park. Bukan hanya harimau putih yang dianalisis, melainkan juga harimau oranye. Genom dipetakan dan diurutkan.

Saat ini, harimau putih hanya ada di penangkaran dan kebun binatang. Namun, sebenarnya, harimau putih dulu dijumpai di alam. "Harimau putih merupakan bagian dari keragaman genetik di alam yang layak dilestarikan, tetapi kini hanya ada di penangkaran," kata Luo.

Menurut Luo, jumlah harimau putih yang ada di alam sebenarnya dahulu melimpah. Jarangnya harimau putih dijumpai di alam saat ini adalah karena praktik perburuan. Harimau putih terakhir yang diketahui ada di alam ditembak oleh pemburu pada tahun 1958.

Harimau putih sering diasosiasikan dengan harimau cacat. Misalnya, banyak harimau putih yang punya mata juling. Menurut Luo, sebenarnya harimau putih tak terkait kecacatan tersebut. Cacat itu muncul karena ulah manusia yang menyebabkan terjadinya inbreeding.

Luo menuturkan, hasil analisis genetik ini berperan untuk menentukan langkah konservasi. Saat ini, ada rencana untuk mengintroduksi kembali harimau putih dari penangkaran ke alam bebas. Ia menilai, langkah itu kurang tepat.

Dikutip Physorg, Kamis lalu, Luo mengungkapkan bahwa lebih baik melakukan konservasi pada harimau benggala "normal" (berwarna oranye). Dari langkah tersebut, mungkin pada akhirnya bisa lahir harimau putih.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Minyak Terbaik untuk Kesehatan, Salah Satunya Minyak Zaitun

5 Minyak Terbaik untuk Kesehatan, Salah Satunya Minyak Zaitun

Oh Begitu
Ikan Pari Manta, Ikan Pari Terbesar di Dunia yang Terancam Punah

Ikan Pari Manta, Ikan Pari Terbesar di Dunia yang Terancam Punah

Oh Begitu
Studi Ungkap Sebelum Dikorbankan untuk Persembahan Dewa, Anak Suku Inca Diberi Obat Halusinasi

Studi Ungkap Sebelum Dikorbankan untuk Persembahan Dewa, Anak Suku Inca Diberi Obat Halusinasi

Oh Begitu
Perubahan Iklim Bikin Jam Tidur Terganggu, Kok Bisa?

Perubahan Iklim Bikin Jam Tidur Terganggu, Kok Bisa?

Fenomena
CDC Ungkap Bukti Infeksi Adenovirus Sebabkan Hepatitis Akut Misterius pada Anak

CDC Ungkap Bukti Infeksi Adenovirus Sebabkan Hepatitis Akut Misterius pada Anak

Oh Begitu
Mengidolakan Berlebih, Bisa Jadi Tanda Hubungan Parasosial

Mengidolakan Berlebih, Bisa Jadi Tanda Hubungan Parasosial

Kita
5 Penyakit Ginjal yang Paling Umum, Salah Satunya Batu Ginjal

5 Penyakit Ginjal yang Paling Umum, Salah Satunya Batu Ginjal

Kita
6 Cara Mencegah Kanker Usus seperti yang Diidap Achmad Yurianto Sebelum Meninggal Dunia

6 Cara Mencegah Kanker Usus seperti yang Diidap Achmad Yurianto Sebelum Meninggal Dunia

Kita
5 Kebiasaan Makan yang Melemahkan Sistem Kekebalan Tubuh

5 Kebiasaan Makan yang Melemahkan Sistem Kekebalan Tubuh

Kita
Daur Ulang Limbah Kayu Hasilkan Material Lebih Kuat dari Baja

Daur Ulang Limbah Kayu Hasilkan Material Lebih Kuat dari Baja

Oh Begitu
Gejala Virus Hendra pada Manusia dan Cara Mencegahnya

Gejala Virus Hendra pada Manusia dan Cara Mencegahnya

Kita
Dikenal Punya Sengatan Berbisa, Bagaimana Kalajengking Kawin?

Dikenal Punya Sengatan Berbisa, Bagaimana Kalajengking Kawin?

Oh Begitu
7 Gejala Cacar Monyet dan Perbedaannya dengan Gejala Cacar

7 Gejala Cacar Monyet dan Perbedaannya dengan Gejala Cacar

Oh Begitu
Ketahui Penyebab dan Faktor Risiko Kanker Usus, Penyakit yang Diidap Achmad Yurianto Sebelum Meninggal

Ketahui Penyebab dan Faktor Risiko Kanker Usus, Penyakit yang Diidap Achmad Yurianto Sebelum Meninggal

Kita
Perkuat Informasi Maritim di Perairan Indonesia, BMKG Lepaskan Drifter dan Floats di Selat Makassar

Perkuat Informasi Maritim di Perairan Indonesia, BMKG Lepaskan Drifter dan Floats di Selat Makassar

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.