Kompas.com - 22/05/2013, 09:34 WIB
EditorAsep Candra

Pasti tidak sama akibatnya bila kita  makan junk food atau sebuah apel. Apa, berapa, bagaimana kita makan akan mempengaruhi status kesehatan kita sekarang dan yang akan datang. Dan, kebanyakan penyakit yang kita alami sekarang ini bukanlah karena kelaparan, tetapi karena makan berlebihan, akibat kekenyangan.

Stroke, hipertensi, jantung, diabetes melitus adalah beberapa contoh penyakit yang mengancam,  membunuh dan membebani kita, terutama disebabkan oleh kebiasaan tidak sehat perilaku makan kita. Sayang, kebanyakan kita makan sekarang seperti di luar kendali kita. Tampaknya, lingkunganlah yang lebih menentukan, kapan mau makan, bila berhenti makan, dan bahkan apa yang harus dimakan.

Seperti pasien di atas, dia tidak tahu lagi kapan sebenarnya dia lapar atau bila dia sudah kenyang. Ketika ada undangan, pesta, traktiran, kesempatan, makanan kelihatan enak, atau karena stress, bosan, jenuh, ingin hura-hura kita pun kemudian makan. Dan, baru berhenti bila perut terasa tidak enak, sakit.

Menurut beberapa penulis, makan seperti ini dikenal dengan "emotional eating", suatu kebiasaan makan berlebihan, jumlah besar,  hanya karena nafsu, perasaan, bukan karena lapar. Dan, makan seperti ini yang banyak kita praktikkan sekarang, 75 persen makan berlebihan menurut para ahli disebabkan oleh faktor emosi ini.

Makan atas respon emosinal ini, di samping jumlah yang dimakan berlebihan, kita juga cendrung mengkonsumsi makanan yang tidak sehat, seperti makanan yang banyak mengandung lemak, karbohidrat olahan, garam, gula dan sebagainya. Kita tidak akan memilih sayuran, buah-buah atau makanan sehat lain, bila kita makan atas respon emosinal ini,  tetapi yang kita pilih adalah junk food, makanan sampah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.