Kompas.com - 14/05/2013, 22:41 WIB
EditorYunanto Wiji Utomo

KOMPAS.com — Sistem Operasi Microsoft Windows XP pada lusinan laptop yang dipekerjakan di International Space Station (ISS) akhirnya dipensiunkan dan diganti ke Debian, salah satu distribusi Linux terpopuler.

Alasan yang kerap diungkapkan oleh pengguna adalah Linux mampu menghadirkan stabilitas dan keandalan lebih baik bagi kalangan pribadi ataupun institusi, yang diamini oleh Keith Chuvala, perwakilan dari United Space Alliance, kontraktor yang terlibat dalam peralihan sistem operasi tersebut.

“Kami membutuhkan sistem operasi yang stabil dan andal, sistem operasi yang memberikan kami kontrol penuh. Jadi, saat kami perlu perbaikan, perubahan, atau adaptasi, kami bisa melakukannya,” kata Chuvala, seraya menyatakan bahwa versi yang ia pilih untuk menggantikan Windows XP adalah Debian 6.

Meski Linux juga sama seperti Windows, bukan sistem operasi yang kebal malware, status Linux yang merupakan sistem operasi terbuka membuat seluruh pengguna bisa mengumumkan adanya masalah jika ditemukan, dan langsung mengeluarkan tambalan perbaikan.

Menurut informasi, tak sampai 15 menit, e-mail yang dikirimkan ke komunitas pengguna Debian langsung mendapatkan jawaban dari orang yang mengembangkan sistem operasi tersebut.

Masalah dukungan dari komunitas pengguna ini juga terlihat semakin penting setelah sebuah insiden muncul pada tahun 2008 lalu. Ketika itu, komputer-komputer di stasiun ruang angkasa terganggu akibat infeksi virus Gammina. AG secara tidak sengaja menyebar lewat USB flash disk yang dibawa oleh salah seorang astronot ke luar angkasa. Virus itu kemudian menyerang dan mengganggu komputer, padahal tidak ada dukungan dari komunitas pengguna sistem operasi open source.

Debian dipilih oleh Chuvala dan NASA karena sistem operasi tersebut mampu berjalan di hampir semua komputer. Sistem operasi ini juga menjadi fondasi bagi Ubuntu, salah satu distribusi sistem operasi Linux yang paling populer. Debian sendiri mulai dikembangkan pada tahun 1993 oleh Ian Murdock sebagai distribusi Linux baru dan dibuat semangat keterbukaan ala Linux dan GNU.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dengan diadopsinya Debian 6, Linux Foundation akan segera menggelar pelatihan yakni "Introduction to Linux for Developers" dan "Developing Applications for Linux". Kedua pelatihan ini dibutuhkan agar memudahkan pihak yang terkait untuk mengembangkan aplikasi yang berhubungan secara spesifik dengan ISS. (Abiyu Pradipa/National Geographic Indonesia).



Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bisa Jadi Sarang Kuman, Inilah Benda-benda Paling Kotor di Rumah

Bisa Jadi Sarang Kuman, Inilah Benda-benda Paling Kotor di Rumah

Oh Begitu
Penyebab dan Cara Mengatasi Biang Keringat

Penyebab dan Cara Mengatasi Biang Keringat

Kita
Ahli Ungkap Islandia Bagian Benua yang Tenggelam 10 Juta Tahun Lalu

Ahli Ungkap Islandia Bagian Benua yang Tenggelam 10 Juta Tahun Lalu

Oh Begitu
Banyak Lansia di Indonesia, Tenaga Kesehatan Harus Paham Pentingnya Healthy Aging

Banyak Lansia di Indonesia, Tenaga Kesehatan Harus Paham Pentingnya Healthy Aging

Oh Begitu
Kamasutra Satwa: Kibaskan Ekornya ke Samping, Tanda Anjing Betina Siap Kawin

Kamasutra Satwa: Kibaskan Ekornya ke Samping, Tanda Anjing Betina Siap Kawin

Oh Begitu
Tanda Pasien Covid-19 Memburuk Saat Isoman Menurut Satgas Covid-19

Tanda Pasien Covid-19 Memburuk Saat Isoman Menurut Satgas Covid-19

Oh Begitu
Penemuan Obat Antivirus Ini Lahirkan Obat untuk Lawan Virus dari Herpes, HIV hingga Covid-19

Penemuan Obat Antivirus Ini Lahirkan Obat untuk Lawan Virus dari Herpes, HIV hingga Covid-19

Oh Begitu
Isu Doping Atlet Pesaing Windy Cantika Aisah, Apa Itu Doping dan Risikonya?

Isu Doping Atlet Pesaing Windy Cantika Aisah, Apa Itu Doping dan Risikonya?

Oh Begitu
Perjalanan Vaksin Nusantara, Kehebohan dan Pelajarannya

Perjalanan Vaksin Nusantara, Kehebohan dan Pelajarannya

Oh Begitu
6 Tips Minum Kopi Agar Lebih Menyehatkan Tubuh

6 Tips Minum Kopi Agar Lebih Menyehatkan Tubuh

Oh Begitu
Pantai Alaska Diguncang Gempa M 7,8 Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia

Pantai Alaska Diguncang Gempa M 7,8 Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia

Oh Begitu
Syarat Rumah yang Bisa Dipakai Isolasi Mandiri Menurut Dokter

Syarat Rumah yang Bisa Dipakai Isolasi Mandiri Menurut Dokter

Oh Begitu
Satu Dosis Vaksin AstraZeneca 82 Persen Efektif Lawan Varian Beta dan Gamma

Satu Dosis Vaksin AstraZeneca 82 Persen Efektif Lawan Varian Beta dan Gamma

Oh Begitu
Tingkat Kematian Akibat Covid-19 di Indonesia Capai 36 Persen, Ini Penyebabnya

Tingkat Kematian Akibat Covid-19 di Indonesia Capai 36 Persen, Ini Penyebabnya

Oh Begitu
Antibodi Vaksin Sinovac Menurun Setelah 6 Bulan, Ini Faktanya

Antibodi Vaksin Sinovac Menurun Setelah 6 Bulan, Ini Faktanya

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X