Kompas.com - 12/05/2013, 18:58 WIB
|
Editoryunan

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah lima tim pelajar Indonesia meraih penghargaan medali emas dan perak dalam kompetisi inovasi tingkat internasional di ajang International Exhibition of Young Inventors (IEYI) 2013 yang berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia, 9 - 11 Mei 2013. Minggu (12/5/2013), tim tiba kembali di tanah air.

IEYI adalah kompetisi inovasi internasional bagi generasi muda, khususnya tingkat sekolah menengah. Kompetisi ini menantang generasi muda untuk menunjukkan kreativitas dan inovasinya untuk mengatasi masalah bangsa.

Lima tim pelajar Indonesia masing-masing meraih tiga medali emas dan dua medali perak. Tim yang mendapat medali emas antara lain Wisnu dari SMA Taruna Nusantara, Magelang, Jawa Tengah. Inovasi yang diusung adalah Detektor Telur Busuk.

Tim lain yang berhasil meraih medali emas adalah tim dari SMA 6 Yogyakarta, beranggotakan Nurina Zahra Rahmati, Tri Ayu Lestari an Elizabeth Widya Nidianita. Mereka mengusung inovasi bernama Thundershot Filter yang berguna untuk mengurangi sampah di sungai.

Peserta yang juga mendapat medali emas adalah Hibur Syahrul Gofur dari SMPN 1 Bogor, Jawa Barat, yang mengusung inovasi Sepatu Anti Kekerasan Seksual. Inovasi ini mencuri perhatian dewan juri karena orisinalitas dan visinya untuk melindungi perempuan dari kekerasan seksual.

Sementara itu, peserta yang meraih medali perak adalah Devika Asmi pandanwangi dari SMAN 6 Yogyakarta yang punya inovasi Bra Penampung Asi. Peserta lain peraih medali yang sama adalah Syafira Dwi Tyas Putri dari Sampoerna Academy Bogor dengan inovasi Canting Otomatis.

Kepala Humas Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Nur Tri Aries Suestiningtyas, mengatakan, tim pelajar Indonesia layak menang. Inovasi pelajar Indonesia juga banyak mendapatkan perhatian dari pengunjung.

Nur dalam konferensi pers setelah kedatangan tim pelajar di Bandara Soekarno Hatta hari ini menambahkan, "Inovasi pelajar Indonesia juga mendapatkan Best Invention untuk kategori Food and Agriculture untuk inovasi karya Wisnu. Kita juga mendapatkan Special Awards untuk inovasi bra dari Devika."

Penghargaan dari ajang IEYI untuk kesekian kalinya didapatkan Indonesia. Untuk tahun 2014 depan, Indonesia direncanakan akan menjadi tuan rumah IEYI.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Olahraga saat Puasa Bantu Turunkan Berat Badan, Kapan Waktu yang Tepat?

Olahraga saat Puasa Bantu Turunkan Berat Badan, Kapan Waktu yang Tepat?

Kita
8 Manfaat Kesehatan dari Puasa Menurut Sains

8 Manfaat Kesehatan dari Puasa Menurut Sains

Kita
Mundur dari ISS, Rusia Bakal Luncurkan Stasiun Luar Angkasa Sendiri

Mundur dari ISS, Rusia Bakal Luncurkan Stasiun Luar Angkasa Sendiri

Oh Begitu
Keganasan Bisa Ular Bervariasi, Peneliti Ungkap Penyebabnya

Keganasan Bisa Ular Bervariasi, Peneliti Ungkap Penyebabnya

Fenomena
Tapir Betina Masuk ke Kolam Ikan di Pekanbaru, Hewan Apa Itu?

Tapir Betina Masuk ke Kolam Ikan di Pekanbaru, Hewan Apa Itu?

Fenomena
Kopi Liar bisa Lindungi Masa Depan Minuman Kopi dari Perubahan Iklim

Kopi Liar bisa Lindungi Masa Depan Minuman Kopi dari Perubahan Iklim

Fenomena
Waspada Potensi Gelombang Tinggi Capai 4 Meter dari Aceh hingga Papua

Waspada Potensi Gelombang Tinggi Capai 4 Meter dari Aceh hingga Papua

Oh Begitu
63 Gempa Guncang Samosir Sejak Januari 2021, BMKG Pastikan Gempa Swarm

63 Gempa Guncang Samosir Sejak Januari 2021, BMKG Pastikan Gempa Swarm

Fenomena
Meneladani Kartini, Para Peneliti Perempuan Berjuang untuk Kemajuan Riset di Indonesia

Meneladani Kartini, Para Peneliti Perempuan Berjuang untuk Kemajuan Riset di Indonesia

Oh Begitu
Perbedaan Porang, Iles-iles, Suweg, dan Walur, dari Ciri hingga Manfaatnya

Perbedaan Porang, Iles-iles, Suweg, dan Walur, dari Ciri hingga Manfaatnya

Oh Begitu
Jadi Penyebab Wafatnya Kartini, Angka Kematian Ibu di Indonesia Masih Tinggi

Jadi Penyebab Wafatnya Kartini, Angka Kematian Ibu di Indonesia Masih Tinggi

Oh Begitu
Polemik Usai Terbitnya Buku Kartini, Habis Gelap Terbitlah Terang

Polemik Usai Terbitnya Buku Kartini, Habis Gelap Terbitlah Terang

Oh Begitu
Cita-cita Kartini yang Tercapai Usai Kepergiannya

Cita-cita Kartini yang Tercapai Usai Kepergiannya

Kita
Korban Bencana NTT Dapat Bantuan Sebungkus Mi Instan dan 1 Butir Telur, Ahli Gizi Rekomendasikan 3 Makanan Bergizi

Korban Bencana NTT Dapat Bantuan Sebungkus Mi Instan dan 1 Butir Telur, Ahli Gizi Rekomendasikan 3 Makanan Bergizi

Oh Begitu
Asal-usul Nama Jepara, Berasal dari Kata Ujungpara hingga Jumpara

Asal-usul Nama Jepara, Berasal dari Kata Ujungpara hingga Jumpara

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X