Kompas.com - 10/05/2013, 13:39 WIB
Editoryunan

JAKARTA, KOMPAS.com - Keberhasilan uji coba pembangkit listrik tenaga bayu atau angin di Yogyakarta mendorong pembangunan pembangkit listrik skala komersial. Pembangkit itu akan dibangun di Pandansimo, Yogyakarta. Untuk itu, kini dilakukan pembebasan tanah.

Hal ini disampaikan Manajer Proyek Wind Hybrid Power Generation (WhyPGen) Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Soeripno Martosapoetro, Rabu (8/5/2013), di Jakarta. Proyek yang bertujuan mendorong pemanfaatan energi angin untuk kelistrikan dilaksanakan Balai Besar Teknologi Energi (B2TE) BPPT bekerja sama dengan Program Pembangunan PBB (UNDP) hingga 2015.

Menurut Soeripno, yang juga Ketua Masyarakat Energi Angin Indonesia, di daerah pantai sepanjang 8 km dari Samas hingga Pandansimo akan berdiri 34 unit menara setinggi 100 meter. Total daya yang dibangkitkan mencapai 50 kilowatt. Daya listrik itu nantinya masuk dalam jaringan PLN.

Menurut dia, pembangunan pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB) oleh UPC Renewable Indonesia yang berpusat di Kanada akan mengandalkan teknologi antara lain dari China dan Amerika Serikat.

Dua tahun terakhir, pertumbuhan industri turbin angin dunia mencapai 200 persen. Peningkatan ini untuk memenuhi kebutuhan pembangunan PLTB yang tahun lalu mencapai 240 gigawatt. Dari jumlah itu, 60 GW dibangkitkan di China. PLTB juga banyak di AS, Spanyol, dan Jerman. Indonesia di urutan ke-119, memiliki 2 megawatt. Dengan adanya PLTB berkapasitas 50 MW, urutan Indonesia akan naik ke posisi 60-70.

”Pemanfaatan energi terbarukani akan terus dikembangkan di Indonesia untuk menekan polusi udara,” kata Kepala Bidang Konversi Energi BPPT Edi Hilmawan. Penerapan PLTB juga diharapkan membuka lapangan kerja, termasuk pembuatan dan pengembangan teknologinya.

Dengan demikian, PLTB menjadi solusi kompetitif dibandingkan pembangkit listrik konvensional, terutama di daerah yang memiliki sumber daya energi lokal melimpah. (YUN)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.