Kompas.com - 06/05/2013, 17:54 WIB
EditorYunanto Wiji Utomo

JAKARTA, KOMPAS.com — Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan meminta penelitian Tim Riset Terpadu Mandiri di situs Gunung Padang dihentikan sementara. Penelitian bersama akan dilakukan setelah pemerintah menyusun peta jalan pengembangan Gunung Padang.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menugasi Pusat Penelitian Arkeologi Nasional (Pusarnas/Puslit Arkenas) membuat peta jalan secepat mungkin. ”Tiga bulan, roadmap harus selesai agar pengembangan situs Gunung Padang bisa diketahui arahnya sehingga penelitian bersama bisa dilakukan,” kata Wiendu Nuryanti, Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Kebudayaan, Minggu (5/5/2013). Langkah itu diambil terkait tarik ulur penelitian Tim Terpadu (dikoordinasi Staf Khusus Presiden Bidang Bantuan Sosial dan Kebencanaan Andi Arief) dengan Pusarnas dan ahli lain.

Wiendu menegaskan, pihaknya mengapresiasi minat masyarakat untuk meneliti. Namun, itu harus melalui metode-metode yang dipertimbangkan. Tim Terpadu meneliti Gunung Padang untuk membuktikan dugaan keberadaan bangunan piramida.

Pertemuan sejumlah ahli bidang keilmuan sebenarnya pernah beberapa kali membahas Gunung Padang. Lalu, Kemdikbud meminta Pusarnas membentuk tim terpadu guna mengoordinasi para peneliti. Namun, langkah tim terpadu itu diakui Wiendu kurang cepat.

Direktur Jenderal Kebudayaan Kemdikbud Kacung Marijan mengatakan, semua pihak terkait Gunung Padang diharapkan bisa duduk bersama dan berkoordinasi.

Gunung Padang merupakan situs megalitik terbesar di Asia Tenggara. Bangunan megalitik di situs itu terdiri atas lima teras di atas gunung purba.

Ketua Tim Terpadu Ali Akbar mengatakan, riset yang diadakan timnya bukanlah riset terburu-buru. Jadwal riset diatur sejak awal. ”Ada pihak yang dengan santun menyatakan kami terburu-buru melakukan riset. Kami dianggap tak punya izin sehingga riset ini harus dihentikan,” katanya. (IND)

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pertolongan Pertama yang Benar untuk Pasien Henti Jantung

Pertolongan Pertama yang Benar untuk Pasien Henti Jantung

Oh Begitu
3 Dosis Vaksin Covid-19 Tingkatkan Kekebalan Penerima Transplantasi Organ, Studi Jelaskan

3 Dosis Vaksin Covid-19 Tingkatkan Kekebalan Penerima Transplantasi Organ, Studi Jelaskan

Fenomena
Robot Ini Diluncurkan untuk Selidiki Kehidupan Misterius Laut Dalam

Robot Ini Diluncurkan untuk Selidiki Kehidupan Misterius Laut Dalam

Fenomena
T-rex Remaja Disebut Jadi Penyebab Punahnya Dinosaurus Ukuran Sedang

T-rex Remaja Disebut Jadi Penyebab Punahnya Dinosaurus Ukuran Sedang

Fenomena
Banyak Anak Usia 0-18 Tahun di Indonesia Tertular Covid-19, Begini Saran IDAI

Banyak Anak Usia 0-18 Tahun di Indonesia Tertular Covid-19, Begini Saran IDAI

Oh Begitu
7 Makanan Terbaik untuk Kesehatan Paru-paru, Bit hingga Tomat

7 Makanan Terbaik untuk Kesehatan Paru-paru, Bit hingga Tomat

Oh Begitu
Efektivitas Vaksin Covid-19 Melawan Virus Corona Varian Delta

Efektivitas Vaksin Covid-19 Melawan Virus Corona Varian Delta

Oh Begitu
5 Hal Penting yang Harus Diketahui tentang Covid-19 pada Anak

5 Hal Penting yang Harus Diketahui tentang Covid-19 pada Anak

Kita
7 Makanan untuk Kesehatan Jantung, Ada Sayuran hingga Ikan

7 Makanan untuk Kesehatan Jantung, Ada Sayuran hingga Ikan

Oh Begitu
Peneliti Temukan Fosil Mamalia Darat Terbesar di Dunia, Seperti Apa?

Peneliti Temukan Fosil Mamalia Darat Terbesar di Dunia, Seperti Apa?

Oh Begitu
Kondisi Pandemi Covid-19 di Indonesia Mengkhawatirkan, Ini 5 Rekomendasi Organisasi Profesi Dokter

Kondisi Pandemi Covid-19 di Indonesia Mengkhawatirkan, Ini 5 Rekomendasi Organisasi Profesi Dokter

Oh Begitu
Waspada Potensi Gelombang Sangat Tinggi hingga 6 Meter di Perairan Jawa Timur

Waspada Potensi Gelombang Sangat Tinggi hingga 6 Meter di Perairan Jawa Timur

Oh Begitu
4 Hal yang Harus Dilakukan Saat Keluarga Isolasi Mandiri di Rumah

4 Hal yang Harus Dilakukan Saat Keluarga Isolasi Mandiri di Rumah

Kita
Ahli Jelaskan 5 Alasan Situasi Pandemi Covid-19 di Indonesia Saat Ini Mengkhawatirkan

Ahli Jelaskan 5 Alasan Situasi Pandemi Covid-19 di Indonesia Saat Ini Mengkhawatirkan

Oh Begitu
13 Gejala Covid-19 pada Anak, Demam hingga Nafsu Makan Turun

13 Gejala Covid-19 pada Anak, Demam hingga Nafsu Makan Turun

Kita
komentar di artikel lainnya
Close Ads X