Kompas.com - 06/05/2013, 09:42 WIB
|
Editoryunan

KOMPAS.com — Tak disangka, tempat parkir dunia ternyata banyak menyimpan peninggalan sejarah berharga. Dari Indonesia hingga Eropa, banyak kerangka manusia ataupun sisa bangunan masa lampau ditemukan di bawah tanah tempat parkir.

Di Indonesia, salah satu contohnya adalah penemuan Situs Ketawanggede di Kota Malang, Jawa Timur. Situs yang menyimpan yoni tanpa lingga, potongan atap miniatur candi, serta pelandas tiang itu ditemukan di tempar parkir restoran cepat saji McDonald.

Dwi Cahyono, arkeolog Universitas Negeri Malang, mengungkapkan bahwa situs berfungsi sebagai tepat pemujaan warga Hindu sekte Siwa. Menurut Dwi, di situs yang ditemukan tahun 2012 itu pernah ada bangunan bercorak Hindu Buddha dari masa Kerajaan Singosari ataupun Majapahit.

Di tanah Eropa, contoh paling jelas bahwa tempat parkir menyimpan peninggalan berharga adalah temuan kerangka Richard III, wajah Inggris yang memerintah tahun 1483 - 1485 dan meninggal dalam Pertempuran Bosworth Field selama Perang Mawar (War of the Roses).

Penemuan semula hanya berawal dari dugaan bahwa ada bangunan gereja di bawah lahan parkir dewan kota di Leicester. Gereja tersebut bernama Gereja Greyfiars. Ilmuwan telah lama menduga bahwa di kerangka Richard III berada di gereja tersebut.

Dengan batuan radar, keberadaan gereja terkuak dan akhirnya sebuah kerangka ditemukan. Analisis tulang kerangka dan gigi serta genetik mengonfirmasi bahwa kerangka yang ditemukan adalah milik Richard III.

Dari penemuan kerangka, ilmuwan berhasil merekonstruksi wajah Richard III. Tak cuma itu, ilmuwan juga mengungkap karakter Richard III, menyatakan bahwa Raja Inggris itu tak sekejam yang diduga, tampan, berlogat medok , dan juga seorang "control freak".

Baru-baru ini, seperti diberitakan Livescience, Jumat (3/5/2013), ditemukan pula 13 kuburan kuno di parkiran kota Leicester. Arkeolog University of Leicester mengatakan bahwa kuburan itu berasal dari masa Romawi Kuno, lebih kurang tahun 300 Masehi.

"Tak biasanya sebanyak 13 kuburan ditemukan di satu lokasi selama penggalian baru-baru ini, berisi kerangka manusia dari beragam usia dan jenis kelamin, merepresentasikan beragam tradisi pemakaman," kata John Thomas, arkeolog yang memimpin penggalian.

Thomas mengungkapkan, makam yang ditemukan juga menunjukkan beragam tradisi pemakaman. Misalnya, arah makam yang beragam, timur ke barat hingga utara ke selatan. Ditemukan pula beragam aksesori, seperti cincin hingga jepit rambut.

Pada salah satu makam yang ditemukan, kerangka dijumpai membujur arah utara ke selatan. Bagian kepala tampak terpisah, ditempatkan di antara dua gerabah yang menjadi bekal bagi individu untuk menjalani kehidupan setelah kematian.

Makam yang lain menunjukkan makam seorang Kristen di mana kerangka menghadap ke timur dan memakai cincin bertuliskan "IX". tulisan tersebut mungkin menyatakan inisial Yesus dalam tradisi Yunani, Iota-Chi atau IX.

Banyaknya temuan tersebut menjadi indikasi bahwa peninggalan sejarah bisa ditemukan di lokasi yang tak terduga, salah satunya tempat parkir. Selain itu, tempat parkir yang merepresentasikan kota juga menunjukkan bahwa bagian bawah pun bisa menyimpan peninggalan sejarah berharga.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Waspada Dehidrasi pada Bayi, Ini Gejala dan Penyebabnya

Waspada Dehidrasi pada Bayi, Ini Gejala dan Penyebabnya

Kita
Mengenal Stroke Non Hemoragik, Jenis Stroke yang Paling Sering Terjadi

Mengenal Stroke Non Hemoragik, Jenis Stroke yang Paling Sering Terjadi

Kita
Gurita Selimut Betina Ternyata Berukuran Lebih Besar dari Gurita Jantan

Gurita Selimut Betina Ternyata Berukuran Lebih Besar dari Gurita Jantan

Oh Begitu
Resistensi Antimikroba Ancam Kesehatan Dunia, Apa yang Bisa Dilakukan?

Resistensi Antimikroba Ancam Kesehatan Dunia, Apa yang Bisa Dilakukan?

Oh Begitu
Proses Seleksi Jadi Ratu Lebah Sungguh Brutal, Seperti Apa?

Proses Seleksi Jadi Ratu Lebah Sungguh Brutal, Seperti Apa?

Oh Begitu
Ketahui, Begini Komposisi Pangan Seimbang untuk Mencegah Stunting

Ketahui, Begini Komposisi Pangan Seimbang untuk Mencegah Stunting

Oh Begitu
Pengujian Perangkat Lunak Sukses, Misi Artemis 1 NASA Semakin Dekat dengan Bulan

Pengujian Perangkat Lunak Sukses, Misi Artemis 1 NASA Semakin Dekat dengan Bulan

Fenomena
Peneliti PRBM Eijkman Sebut Riset Vaksin Merah Putih Masih Berjalan untuk Segera Diproduksi

Peneliti PRBM Eijkman Sebut Riset Vaksin Merah Putih Masih Berjalan untuk Segera Diproduksi

Oh Begitu
Gejala Omicron pada Anak yang Perlu Anda Waspadai

Gejala Omicron pada Anak yang Perlu Anda Waspadai

Kita
Hujan Es Melanda Bogor dan Tasikmalaya, Begini Proses hingga Dampaknya

Hujan Es Melanda Bogor dan Tasikmalaya, Begini Proses hingga Dampaknya

Oh Begitu
Belajar dari Kakek Tewas akibat Diteriaki Maling, Dibutuhkan 2 Hal Ini untuk Mencegah Perilaku Main Hakim Sendiri

Belajar dari Kakek Tewas akibat Diteriaki Maling, Dibutuhkan 2 Hal Ini untuk Mencegah Perilaku Main Hakim Sendiri

Kita
Hujan Es di Bogor dan Tasikmalaya, BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem hingga Besok

Hujan Es di Bogor dan Tasikmalaya, BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem hingga Besok

Fenomena
Booster 89 Persen Ampuh Cegah Rawat Inap akibat Omicron, Ini Penjelasan Ahli

Booster 89 Persen Ampuh Cegah Rawat Inap akibat Omicron, Ini Penjelasan Ahli

Oh Begitu
Resistensi Antimikroba Penyebab Utama Kematian Global Tahun 2019, Studi Jelaskan

Resistensi Antimikroba Penyebab Utama Kematian Global Tahun 2019, Studi Jelaskan

Kita
BMKG: Peringatan Dini Gelombang Sangat Tinggi Bisa Capai 6 Meter

BMKG: Peringatan Dini Gelombang Sangat Tinggi Bisa Capai 6 Meter

Fenomena
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.