Kompas.com - 03/05/2013, 09:38 WIB
Editoryunan

Oleh HARRY SUSILO

KOMPAS.com - Di saat anak seusianya senang bermain, Linus Nara Pradhana (14) justru giat bereksperimen. Penemuannya, helm dengan sistem endoterm untuk mencegah gegar otak saat terjadi benturan, menyabet penghargaan nasional sekaligus internasional.

Siswa kelas VIII SMP Kristen Petra 5 Surabaya ini memiliki gagasan out of the box sehingga menghasilkan penemuan sederhana, tetapi sangat bermanfaat. Helm yang diciptakan memiliki sistem pendingin di dalam bantalan untuk mengantisipasi perdarahan di bagian kepala.

”Harapannya, helm ini bisa menjadi alat pertolongan pertama bagi korban kecelakaan sebelum dibawa ke rumah sakit,” kata Nara, demikian ia biasa dipanggil, ketika ditemui di rumahnya di kawasan Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (27/4/2013).

Hasil kreasi Nara ini mengantarnya menjadi finalis Indonesian Science Project Olympiad (ISPO) akhir Februari lalu. Hak paten temuan ini telah didaftarkan dan akan diproduksi secara massal oleh produsen helm PT Sentral Bahana Ekatama di Surabaya.

Nara membutuhkan waktu lima bulan untuk merealisasikan ide awalnya menjadi helm bernama Cool Impact tersebut. Dengan bantuan ayahnya, Gunawan Siswoyo (54), Nara melakukan penelitian di tiga lokasi, yakni laboratorium SMP Kristen Petra 5, PT Sentral Bahana Ekatama, dan Balai Konsultasi Industri.

Cara kerja

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sistem pendingin helm ini terletak pada serbuk dan cairan kimia yang tercampur di dalam ruang bantalan pelindung saat terjadi benturan. Cairan kimia dikemas dalam plastik yang kekuatannya berbeda dengan plastik bungkus serbuk merah muda serupa garam.

Bahan plastik kemasan cairan kimia lebih mudah pecah dan berukuran kecil sehingga dapat disisipkan ke dalam plastik berbahan lebih kuat berisi serbuk. Jika terjadi benturan, plastik yang lebih kecil akan robek sehingga cairan kimia akan keluar membanjiri plastik berisi serbuk.

Saat cairan dan serbuk kimia bercampur, terjadi reaksi endotermik sehingga suhu di dalam helm yang semula 32,2 derajat celsius dapat turun menjadi 11,5 derajat celsius. Cairan dingin di dalam bantalan helm berfungsi sebagai pengompres kepala.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.