AIPI Terima Dua Anggota Baru Komisi Ilmu Rekayasa

Kompas.com - 27/04/2013, 15:41 WIB
|
EditorMarcus Suprihadi

BOGOR, KOMPAS.com- Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI) menerima Dr Tatang Hernas Soerawidjaja dari Institut Teknologi Bandung dan Prof Dr Purwiyatno Hariyadi dari Institut Pertanian Bogor sebagai anggota baru dalam Komisi Ilmu Rekayasa AIPI, Sabtu (27/4/2013), di Padjajaran Suites & Conference, Bogor.

Dr Tatang Hernas S adalah Lektor Kepala pada Program Studi Teknik Kimia, Fakultas Teknologi Industri ITB. Dalam kuliah inagurasinya, Dr Tatang menyampaikan makalah berjudul "Energi: Sang Sumber Daya Induk".

"Energi adalah sumber daya induk atau bahan mentah paling pokok karena energilah yamg memungkinkan kita menyediakan pangan, air, dan material lain," ujar Dr Tatang yang juga sebagai Ketua Ikatan Ahli Bioenergi Indonesia.

"Bahan bakar nabati atau BBN biofuel dan bioenergi mestinya menjadi bagian penting dari bauran energi (energy mix) Indonesia," kata Dr Tatang yang juga menjabat Wakil Ketua Dewan Pakar Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI).

Adapun Prof Dr Purwiyatno H adalah profesor pada bidang rekayasa proses pangan di Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan, Fakultas Teknik Pertanian IPB. Pada kesempatan inagurasi itu, Prof Dr Purwiyatno menyampaikan makalah berjudul "Rekayasa Proses untuk Nilai Tambah dan Keamanan Pangan: Menuju Ketahanan Pangan Mandiri dan Berdaulat".

"Untuk dapat mencapai ketahanan pangan, kita harus dapat memenuhi kebutuhan pangan sendiri. Dengan rekayasa proses, jumlah orang sehat, bugar, dan produktif akan bertambah," kata Prof Dr Purwiyatno yang kini juga menjabat sebagai Direktur pusat penelitian South Asian Food and Agricultural Science and Technology (SEAFAST) Center, LPPM, IPB.

AIPI adalah wadah ilmuwan terkemuka yang dibentuk melalui UU No 8 Tahun 1990. Komisi Ilmu Rekayasa diketuai oleh Prof Dr FG Winarno dan komisi ini adalah salah satu dari lima komisi yang ada di AIPI.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bumi Awal Dulu Punya Atmosfer yang Beracun, Ditutupi Lautan Magma

Bumi Awal Dulu Punya Atmosfer yang Beracun, Ditutupi Lautan Magma

Fenomena
Mengenal 2 Ilmuwan Peraih L'Oreal-UNESCO for Women in Science 2020

Mengenal 2 Ilmuwan Peraih L'Oreal-UNESCO for Women in Science 2020

Kita
Data Uji Klinis 1 Bulan Tunjukkan Vaksin Covid-19 Sinovac 'Aman'

Data Uji Klinis 1 Bulan Tunjukkan Vaksin Covid-19 Sinovac "Aman"

Fenomena
BMKG: Waspada Potensi Cuaca Ekstrem 2 Hari Ini, Berikut Daftar Wilayahnya

BMKG: Waspada Potensi Cuaca Ekstrem 2 Hari Ini, Berikut Daftar Wilayahnya

Fenomena
Kasus Covid-19 Global Tembus 60 Juta, Bagaimana Islandia Kendalikan Virus Corona dengan Sains?

Kasus Covid-19 Global Tembus 60 Juta, Bagaimana Islandia Kendalikan Virus Corona dengan Sains?

Fenomena
Jaga Imunitas, 5 Suplemen dan Vitamin untuk Ibu Hamil di Masa Covid-19

Jaga Imunitas, 5 Suplemen dan Vitamin untuk Ibu Hamil di Masa Covid-19

Oh Begitu
2 Buku Teori Evolusi Charles Darwin Hilang dari Perpustakaan Cambridge

2 Buku Teori Evolusi Charles Darwin Hilang dari Perpustakaan Cambridge

Oh Begitu
Langka, Ahli Temukan Burung Era Dinosaurus dengan Paruh Mirip Sabit

Langka, Ahli Temukan Burung Era Dinosaurus dengan Paruh Mirip Sabit

Oh Begitu
Jokowi Minta Libur Akhir Tahun Dikurangi, Epidemiolog Sarankan Ini

Jokowi Minta Libur Akhir Tahun Dikurangi, Epidemiolog Sarankan Ini

Oh Begitu
Evolusi Virus Bisa Gagalkan Vaksin Covid-19, Ini Cara Menghentikannya

Evolusi Virus Bisa Gagalkan Vaksin Covid-19, Ini Cara Menghentikannya

Oh Begitu
Masih Sepupu Manusia, Ditemukan Kerangka Manusia Purba Berusia 2 Juta Tahun

Masih Sepupu Manusia, Ditemukan Kerangka Manusia Purba Berusia 2 Juta Tahun

Fenomena
Gejala Kanker Mulut Mirip Sariawan, Begini Cara Mencegahnya

Gejala Kanker Mulut Mirip Sariawan, Begini Cara Mencegahnya

Kita
Lonjakan Kasus Covid-19 Diprediksi Tinggi, Ini Strategi Hadapi Rumah Sakit Penuh

Lonjakan Kasus Covid-19 Diprediksi Tinggi, Ini Strategi Hadapi Rumah Sakit Penuh

Oh Begitu
Mitos atau Fakta: Seledri Tingkatkan Kesehatan Seksual Pria

Mitos atau Fakta: Seledri Tingkatkan Kesehatan Seksual Pria

Kita
Studi Baru: Mutasi Tak Membuat Virus Corona Menyebar Lebih Cepat

Studi Baru: Mutasi Tak Membuat Virus Corona Menyebar Lebih Cepat

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X