Kompas.com - 23/04/2013, 14:41 WIB
|
Editoryunan

KOMPAS.com — Chris Hadfield, astronot Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA), kembali berbagi pengalaman menarik. Setelah sebelumnya berbagi pengalaman memasak di antariksa, kini ia berbagi pengalaman memotret Bumi dari International Space Station (ISS).

Dalam video berdurasi 4 menit 5 detik yang diunggah di Youtube, Hadfield mengungkapkan bahwa perlu trik khusus untuk memotret dari ketinggian 400 km dari permukaan Bumi. Soal kamera, misalnya, Hadfield biasa menggunakan Nikon 400 mm f28.

Karena cahaya yang dipantulkan Bumi relatif terang dan angkasa relatif gelap, Hadfield mengungkapkan bahwa memotret dari ISS sama halnya dengan memotret lingkungan dengan salju putih. Hadfield memilih menggunakan "manual mode" untuk mencegah underexposed.

Hadfield mengatakan, ia menggunakan prinsip Sunny 16. Saat hari terang, ia biasa mengatur bukaan lensa pada f/16. Ia biasa menentukan ISO berdasarkan kecepatan rana. Ia biasa menggunakan ISO 200 sehingga kecepatan rana 1/200s.

Ia mengungkapkan, salah satu obyek yang memesona dari Bumi adalah Gurun Sahara. Gurun Sahara memiliki tekstur yang indah serta tidak ada vegetasi di atasnya. Ia menyuguhkan beberapa foto hasil jepretannya dalam video tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.