Kompas.com - 21/02/2013, 17:26 WIB
|
EditorNasru Alam Aziz

JAKARTA, KOMPAS.com — Delegasi Indonesia bertemu dengan perwakilan Amerika Serikat (AS) di Sekretariat Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) di Geneva, Swiss, Kamis (21/2/2013). Mereka menggelar konsultasi terkait pengaduan AS kepada WTO tentang kebijakan pengaturan impor hortikultura yang ditempuh Indonesia. Indonesia berharap kasus tersebut selesai di forum konsultasi tanpa berlanjut ke badan sengketa WTO.

Delegasi Indonesia dipimpin oleh Direktur Jenderal Kerja Sama Perdagangan Indonesia Kementerian Perdagangan, Iman Pambagyo. Konsultasi di bawah WTO merupakan kelanjutan konsultasi bilateral Indonesia-AS-Tifa yang sudah berlangsung sejak tahun lalu.

"Jika konsultasi di bawah WTO ini AS melihat ada perubahan positif, mungkin mereka tidak akan paksakan pembentukan panel," kata Iman, Kamis (21/2/2013).

Menurut Iman, di WTO pada tahap pertama suatu negara bisa minta konsultasi. Durasinya selama 60 hari sejak konsultasi pertama kali dilakukan. Jika tidak ada titik temu, AS berhak meminta pembentukan panel atau perpanjangan proses konsultasi. "Jadi, konsultasi ini memang kesempatan terakhir sebelum AS memilih memperpanjang konsultasi atau membentuk panel," tuturnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.