Ledakan Meteor Pernah Terjadi di Bone

Kompas.com - 18/02/2013, 18:41 WIB
|
Editoryunan

JAKARTA, KOMPAS.com - Ledakan meteor di Chelyabinsk, Rusia (15/2/13), mengusik ingatan kita akan peristiwa serupa yang pernah terjadi di Indonesia. Tanggal 8 Oktober 2009, sekitar pukul 11.00 siang, sebuah meteor meledak di kawasan teluk Bone, Sulawesi Selatan.

Peristiwa di Bone diketahui berdasarkan informasi masyarakat yang mendengar ledakan, disusul oleh getaran yang terjadi di daratan. Ketika itu, masyarakat juga melaporkan adanya jejak seperti asap di langit Bone.

Kepanikan warga sempat terjadi ketika peristiwa tersebut terjadi. Mulanya warga menyangka getaran yang terjadi adalah gempa bumi sehingga mereka berlarian ke luar rumah untuk menyelamatkan diri. Kaca-kaca rumah bergetar kencang setelah terdengar ledakan keras.

Sebagian orang sempat menyangka asap tersebut akibat pesawat yang meledak, namun kenyataannya tidak ada laporan pesawat yang tengah melintas di sana maupun yang hilang kontak. Sampai berhari-hari, peristiwa tersebut menjadi misteri.

Misteri terkuak setelah badan antariksa AS (NASA) mengumumkan hasil analisis tanggal 19 Oktober 2009. Setelah dikaji, kejadian yang membuat panik warga Bone tersebut ternyata disebabkan oleh asteroid yang memasuki atmosfer Bumi dan meledak.

Analisis infrasound International Monitoring System (IMS) Infrasound Station of the Comprehensive Nuclear-Test-Ban Treaty Organization (CTBTO) menemukan bahwa benda yang meledak di kawasan Teluk Bone adalah sebuah asteroid berdiameter 5-10 meter, dengan energi ledakan setara 50 kiloton TNT.

Astrofisikaswan LAPAN, Thomas Djamaluddin, ketika dihubungi Kompas.com, Senin (18/2/2013) mengatakan, "Asteroid yang jatuh di Bone, merupakan asteroid pertama di Indonesia, yang berhasil teridentifikasi ukuran dan daya ledaknya pasca-peristiwa ledakannya terjadi."

"Kesaksian warga yang menyaksikan peristiwa tersebut merupakan informasi yang sangat penting dalam membantu proses identifikasi benda asing yang jatuh, selain perhitungan yang dilakukan oleh peneliti," terang Thomas.

Thomas menambahkan, berdasarkan informasi yang dimilikinya, di Indonesia pernah dua kali terjadi peristiwa ledakan asteroid. Berdasarkan laporan majalah Astronomi, peristiwa pertama terjadi di Perairan Maluku pada tahun 1980-an dan peristiwa kedua terjadi di kawasan Teluk Bone tahun 2009.

"Peristiwa yang terjadi di Perairan Maluku tercatat dalam laporan Majalah Astronomi. Lintasan benda asing yang diduga meteor terdeteksi di satelit, namun ukuran dan daya ledaknya tidak teridentifikasi," ujar Thomas.

Dokumentasi ledakan di Bone yang disiarkan MetroTV:

Baca tentang
    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X