Kompas.com - 13/02/2013, 12:41 WIB
|
EditorAgus Mulyadi

PADANG, KOMPAS.com - Data kelautan yang dikumpulkan dari beragam sensor perubahan iklim di kawasan perairan dekat Loka Penelitian Sumber Daya dan Kerentanan Pesisir Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kota Padang, Sumatera Barat terbuka untuk dimanfaatkan sejumlah lembaga lain.

Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Laut dan Pesisir, Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan dan Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Dr Budi Sulistiyo, Rabu (13/2/2013) di Kota Padang menyebutkan hal itu.

Menurut Budi, sejumlah data tersebut di antaranya bisa digunakan bersama untuk keperluan Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Bungus dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar. Aplikasinya di antara lain untuk jaminan keselamatan pelayaran, hingga mitigasi bencana dari kemungkinan gempa bumi dan bencana tsunami.

Meskipun jaringan infrastruktur tersebut mesti disediakan pihak pengguna, namun pada prinsipnya data tersebut bisa diakses publik. Sebelumnya, beragam sensor untuk pengumpulan beragam data oseanografi tersebut telah dipasang di perairan kawasan Bungus, Kota Padang.

Beberapa di antaranya ialah wave gauge dan tide gauge untuk memantau pergerakan gelombang dan pasang surut air laut. Selain itu sensor CTD (Conductivity, Temperature, Density) pada pelampung khusus (surface buoy) juga telah dipasang di lokasi perairan tersebut.   

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.