Kompas.com - 01/02/2013, 09:50 WIB
EditorDini

T:
Benarkah bahwa ikan teri halus dan buah nenas tidak boleh dimakan oleh mereka yang mempunyai penyakit asam urat? Terima kasih. (Robertus Harianja, 51)

J:
Terima kasih pak Robertus atas pertanyaannya,
Penyakit asam urat merupakan suatu kondisi di mana terjadi peningkatan asam urat dalam darah. Asam urat sendiri merupakan hasil dari pemecahan purin yang didapat baik dari makanan maupun dari tubuh sendiri yang memproduksinya. Diet rendah asam urat bertujuan untuk mengendalikan produksi asam urat dalam tubuh, dan membantu meningkatkan pengeluaran asam urat dari tubuh.

Dalam makanan sehari-hari, jumlah purin yang dikonsumsi sekitar 600-1000 mg/hari. Diet rendah purin hanya memperbolehkan seseorang mengonsumsi bahan makanan yang mengandung sekitar 100-150 mg purin/hari. Berikut beberapa pedoman dalam diet tersebut:
1. Hindari mengonsumsi bahan makanan yang mengandung tinggi purin (sekitar 100-1000 mg purin/100 rg bahan makanan) seperti:
* Daging merah, jerohan, roti manis, unggas, daging rusa, seafood (remis, kepah, kepiting, udang, lobster, scallop, ikan-ikan kecil termasuk ikan teri, herring, makarel, sarden, caviar), ragi, bir, dan lain-lain.

2. Batasi konsumsi (masih boleh dikonsumsi, namun dalam jumlah terbatas sekitar 1-2 porsi/hari) bahan makanan yang mengandung purin dalam jumlah sedang (sekitar 9-100 mg purin/100 g bahan makanan) seperti:
* Jamur, asparagus, kembang kol, lentil, kacang kedelai, pisang, nangka, bayam, jagung manis, tauge, buah yang dikeringkan, dan lain-lain.

3. Bahan makanan yang mengandung rendah purin diperbolehkan untuk dikonsumsi antara lain:
* Buah-buahan dan sayuran segar kecuali yang disebutkan di atas.
* Susu, keju, telur.
* Sereal, pasta, mie, nasi, kopi, coklat, dan lain-lain.

4. Kurangi konsumsi lemak jenuh karena lemak jenuh akan menurunkan kemampuan tubuh mengeluarkan asam urat.
5. Batasi alkohol, bir, ragi.
6. Minum air putih dalam jumlah cukup karena akan membantu mengeluarkan asam urat dari tubuh.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hilangnya Serangga Sebabkan Sepertiga Tanaman Pangan Terancam

Hilangnya Serangga Sebabkan Sepertiga Tanaman Pangan Terancam

Fenomena
Overthinking dan Berpikir Keras Bisa Bikin Lelah, Sains Jelaskan Penyebabnya

Overthinking dan Berpikir Keras Bisa Bikin Lelah, Sains Jelaskan Penyebabnya

Oh Begitu
Cuaca Panas Berisiko Tingkatkan Kanker Kulit, Ini Kata Dokter

Cuaca Panas Berisiko Tingkatkan Kanker Kulit, Ini Kata Dokter

Oh Begitu
Bahaya Merokok dalam Rumah, Ini Cara Wujudkan Tempat Tinggal Bebas Asap Rokok

Bahaya Merokok dalam Rumah, Ini Cara Wujudkan Tempat Tinggal Bebas Asap Rokok

Oh Begitu
[POPULER SAINS] Viral Wanita Curi Cokelat di Alfamart | WHO Ganti Nama Cacar Monyet | Cerita Kejahatan di Kehidupan Nyata | Gelombang Tinggi 6 Meter

[POPULER SAINS] Viral Wanita Curi Cokelat di Alfamart | WHO Ganti Nama Cacar Monyet | Cerita Kejahatan di Kehidupan Nyata | Gelombang Tinggi 6 Meter

Oh Begitu
Ilmuwan Deteksi Sambaran Petir Paling Kuat dan Langka, Seperti Apa?

Ilmuwan Deteksi Sambaran Petir Paling Kuat dan Langka, Seperti Apa?

Fenomena
Bantu Ahli Deteksi Potensi Penyakit di Masa Depan, Menkes Budi Luncurkan BGSi

Bantu Ahli Deteksi Potensi Penyakit di Masa Depan, Menkes Budi Luncurkan BGSi

Oh Begitu
Suku Maya Gunakan Abu Kremasi Manusia untuk Bikin Bola Karet, Studi Jelaskan

Suku Maya Gunakan Abu Kremasi Manusia untuk Bikin Bola Karet, Studi Jelaskan

Fenomena
7 Jenis Kura-kura yang Dilindungi di Indonesia

7 Jenis Kura-kura yang Dilindungi di Indonesia

Oh Begitu
Gigitan Tomcat Sebabkan Gatal dan Kulit Melepuh, Ini Cara Mengobatinya

Gigitan Tomcat Sebabkan Gatal dan Kulit Melepuh, Ini Cara Mengobatinya

Oh Begitu
Manfaat Tanaman Porang, dari Bahan Pangan hingga Bahan Baku Industri

Manfaat Tanaman Porang, dari Bahan Pangan hingga Bahan Baku Industri

Oh Begitu
Jupiter Sejajar Bulan Malam Ini, Begini Cara Mengamatinya

Jupiter Sejajar Bulan Malam Ini, Begini Cara Mengamatinya

Fenomena
Overthinking dan Gangguan Kecemasan, Apa Itu dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

Overthinking dan Gangguan Kecemasan, Apa Itu dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

Kita
Mengenal Terapi Lintah, Bisa Atasi Masalah Kulit hingga Penyakit Sendi

Mengenal Terapi Lintah, Bisa Atasi Masalah Kulit hingga Penyakit Sendi

Oh Begitu
Segudang Manfaat Kopi, Benarkah Bisa Bikin Panjang Umur?

Segudang Manfaat Kopi, Benarkah Bisa Bikin Panjang Umur?

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.