Mau ke Mars? Bisa, tetapi Ini Syaratnya

Kompas.com - 14/01/2013, 19:05 WIB
|
Editoryunan

KOMPAS.com — Hasrat manusia untuk menundukkan luar angkasa membutuhkan pengorbanan. Jika manusia akhirnya sampai ke planet Mars, salah satu planet dalam tata surya kita, maka orang yang bersangkutan tidak akan lagi pulang ke Bumi.

Demikian salah satu ketentuan yang disampaikan Mars One, perusahaan non-profit asal Belanda yang berharap bisa mengirim manusia ke Mars pada tahun 2023. Selain tidak lagi bisa melihat planet kelahirannya, manusia tersebut minimal berusia 18 tahun, cerdas, serta dalam kondisi fisik dan mental yang prima.

Direktur Medis Mars One dan juga mantan peneliti NASA, Norbert Kraft, mengatakan, sudah lewat zaman manusia terbang dengan pesawat supersonik. "Saat ini kami lebih perhatian pada bagaimana para astronot bisa akrab dan bekerja sama dengan satu sama lain dalam perjalanan panjang dari Bumi ke Mars dan untuk sepanjang hidup, menyongsong tantangan di depan," ujar Kraft, Minggu (13/1/2013).

Koloni pertama manusia yang dikirim dari Bumi ke Mars diprediksi akan mendarat pada April 2023. Anggota baru dari koloni itu akan menyusul dua tahun kemudian. Ditegaskan oleh Mars One, tidak satu pun dari para pionir Mars ini yang akan kembali ke Bumi.

Untuk bisa menerbangkan manusia ke planet merah, dibutuhkan dana 6 miliar dollar AS. Mars One optimistis bisa mendapat dana yang dibutuhkan, salah satunya dengan menggelar semacam reality show.

Sebagai tahap persiapan, Mars One akan lebih dulu meluncurkan satelit komunikasi dan suplai ke planet Mars pada 2016. Dua tahun kemudian, akan dikirim juga rover berukuran besar. (Zika Zakiya/National Geographic Indonesia)



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Deteksi Kilat Corona, Swab Antigen Lebih Akurat dibanding Rapid Test

Deteksi Kilat Corona, Swab Antigen Lebih Akurat dibanding Rapid Test

Oh Begitu
Ahli Kini Tahu Alasan Perubahan Warna Kulit pada Pasien Covid-19

Ahli Kini Tahu Alasan Perubahan Warna Kulit pada Pasien Covid-19

Oh Begitu
Kemoterapi Pasien Kanker yang Kena Covid-19 Tidak Berisiko Kematian

Kemoterapi Pasien Kanker yang Kena Covid-19 Tidak Berisiko Kematian

Oh Begitu
Lolos dari Maut, Kumbang Ini Bertahan Hidup meski Telah Dimakan Katak

Lolos dari Maut, Kumbang Ini Bertahan Hidup meski Telah Dimakan Katak

Oh Begitu
Rahasia Alam Semesta: Seberapa Besar Alam Semesta ini?

Rahasia Alam Semesta: Seberapa Besar Alam Semesta ini?

Oh Begitu
Sering Tidak Terdiagnosis, Kenali Penyakit Autoimun Sjogren's Syndrome

Sering Tidak Terdiagnosis, Kenali Penyakit Autoimun Sjogren's Syndrome

Oh Begitu
Seri Baru Jadi Ortu: Bayi Pilek, Bagaimana Cara Sedot Ingusnya?

Seri Baru Jadi Ortu: Bayi Pilek, Bagaimana Cara Sedot Ingusnya?

Oh Begitu
Diabetes Penyakit Turunan, Mungkinkah Bisa Dicegah?

Diabetes Penyakit Turunan, Mungkinkah Bisa Dicegah?

Oh Begitu
Penyakit Baru di China Menghantui di Tengah Pandemi Covid-19, Apa Itu Virus Tick Borne?

Penyakit Baru di China Menghantui di Tengah Pandemi Covid-19, Apa Itu Virus Tick Borne?

Fenomena
Studi Temukan, OTG Corona Sama Menularnya dengan yang Bergejala

Studi Temukan, OTG Corona Sama Menularnya dengan yang Bergejala

Oh Begitu
Obesitas di Amerika Serikat bisa Turunkan Efektivitas Vaksin Covid-19

Obesitas di Amerika Serikat bisa Turunkan Efektivitas Vaksin Covid-19

Fenomena
Unika Atma Jaya Jakarta Resmikan Laboratorium Covid-19 Aman Lingkungan

Unika Atma Jaya Jakarta Resmikan Laboratorium Covid-19 Aman Lingkungan

Oh Begitu
AI Bisa Jadi Alat Transformasi Sampah Menjadi Produks Bernilai Seni, Kok Bisa?

AI Bisa Jadi Alat Transformasi Sampah Menjadi Produks Bernilai Seni, Kok Bisa?

Oh Begitu
Waspada, Penderita Diabetes Pengidap Covid-19 Lebih Banyak Meninggal

Waspada, Penderita Diabetes Pengidap Covid-19 Lebih Banyak Meninggal

Oh Begitu
Penciptaan AI Juga Butuh Etika, Apa Maksudnya? Ini Penjelasan Ahli

Penciptaan AI Juga Butuh Etika, Apa Maksudnya? Ini Penjelasan Ahli

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X