Kompas.com - 09/01/2013, 12:54 WIB
|
Editoryunan

JAKARTA, KOMPAS.com — Sebuah asteroid akan melintas pada jarak terdekat dengan Bumi pada Kamis (10/1/2013). Asteroid tersebut bernama Apophis 99942, ditemukan tahun 2004.

"Titik terdekatnya akan dicapai Kamis, 10 Januari 2013 sekitar pukul 07.00 WIB," kata Thomas Djamaluddin, profesor astrofisika Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional.

Dihubungi Kompas.com pada Rabu (9/1/2013), Thomas mengatakan, pada titik terdekatnya dengan Bumi, Apophis akan berjarak 14,5 juta kilometer.

Asteroid tidak akan tampak dari sudut pandang pengamat di Indonesia. Sementara masyarakat Eropa mungkin bisa mengobservasinya dengan teleskop walau sangat redup.

Asteroid ini melintas secara periodik di dekat Bumi. Setelah tahun ini, Apophis akan melintas di dekat Bumi lagi pada tahun 2029 dan 2036.

Apophis 99942 menarik perhatian karena pernah diprediksikan bisa menghantam Bumi. Sesaat setelah penemuannya, astronom memperkirakan asteroid ini bisa menumbuk Bumi tahun 2009.

Apa yang akan terjadi? Kekuatan ledakan akibat asteroid berukuran 275 meter ini 100.000 kali ledakan bom Hiroshima.

Saat itu, persentase terjadinya tumbukan mencapai 2,7 persen. Namun, prediksi itu segera direvisi setelah dilakukan studi lebih lanjut. Tak ada potensi tumbukan pada tahun tersebut.

Beberapa tahun kemudian, muncul prediksi lagi bahwa Apophis bisa menumbuk Bumi pada 13 April 2036. Peluang tumbukan adalah 1 banding 45.000.

Prediksi itu kembali direvisi. Astronom dari Columbia University, David Helfand, seperti diberitakan EarthSky, Selasa (8/1/2013), mengungkapkan, potensi tumbukan adalah 1:250.000, hampir nol.

Untuk lintasan dekat Bumi tahun ini, Thomas mengatakan, "Tak ada dampak apa pun yang terjadi pada Bumi."

Sementara beberapa video terkait dengan dampak Apophis jika terjadi tumbukan tahun 2036 masih beredar di internet. Jika menemukannya, jangan percaya.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Misteri Pemicu Zaman Es Akhirnya Terpecahkan, Apa Penyebabnya?

    Misteri Pemicu Zaman Es Akhirnya Terpecahkan, Apa Penyebabnya?

    Fenomena
    Mengapa Manusia Tak Bisa Minum Air Asin?

    Mengapa Manusia Tak Bisa Minum Air Asin?

    Oh Begitu
    Hilal Idul Adha 2022 Kecil Kemungkinan Bisa Teramati, Ini Penjelasan BMKG

    Hilal Idul Adha 2022 Kecil Kemungkinan Bisa Teramati, Ini Penjelasan BMKG

    Fenomena
    Gas Klorin Meledak di Pelabuhan Aqaba, Apa Itu?

    Gas Klorin Meledak di Pelabuhan Aqaba, Apa Itu?

    Fenomena
    Waspada Gejala Cacar Monyet, Apa Saja yang Harus Diperhatikan dari Hari ke Hari?

    Waspada Gejala Cacar Monyet, Apa Saja yang Harus Diperhatikan dari Hari ke Hari?

    Oh Begitu
    Viral Video Ikan Duyung di Pantai Ambon, Hewan Apa Itu?

    Viral Video Ikan Duyung di Pantai Ambon, Hewan Apa Itu?

    Oh Begitu
    Virus Polio Ditemukan pada Limbah Kotoran Manusia, Kok Bisa?

    Virus Polio Ditemukan pada Limbah Kotoran Manusia, Kok Bisa?

    Fenomena
    Cacar Monyet: Informasi Lengkap yang Harus Anda Ketahui

    Cacar Monyet: Informasi Lengkap yang Harus Anda Ketahui

    Oh Begitu
    Cegah Heat Stroke Selama Musim Haji 2022, Rompi Penurun Suhu Disiapkan untuk Jemaah

    Cegah Heat Stroke Selama Musim Haji 2022, Rompi Penurun Suhu Disiapkan untuk Jemaah

    Oh Begitu
    Diterapkan di 3 Kabupaten, Pendekatan Klaster Bisa Jadi Solusi Karhutla

    Diterapkan di 3 Kabupaten, Pendekatan Klaster Bisa Jadi Solusi Karhutla

    Fenomena
    2 Kandidat Vaksin Pfizer-BioNTech Diklaim Tingkatkan Respons Kekebalan terhadap Varian Omicron

    2 Kandidat Vaksin Pfizer-BioNTech Diklaim Tingkatkan Respons Kekebalan terhadap Varian Omicron

    Oh Begitu
    Fenomena Langka Bulan Baru Stroberi Mikro pada 29 Juni, Catat Waktunya

    Fenomena Langka Bulan Baru Stroberi Mikro pada 29 Juni, Catat Waktunya

    Fenomena
    Indonesia Rentan Alami Karhutla, Pendekatan Klaster Dinilai Bisa Jadi Upaya Pencegahan

    Indonesia Rentan Alami Karhutla, Pendekatan Klaster Dinilai Bisa Jadi Upaya Pencegahan

    Oh Begitu
    Marshanda Sempat Dikabarkan Hilang karena Manik Bipolar, Apa Itu?

    Marshanda Sempat Dikabarkan Hilang karena Manik Bipolar, Apa Itu?

    Oh Begitu
    Pertambangan Batu Bara Disebut Hambat Indonesia Capai Target Perlindungan Keanekaragaman Hayati

    Pertambangan Batu Bara Disebut Hambat Indonesia Capai Target Perlindungan Keanekaragaman Hayati

    Oh Begitu
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.