Kompas.com - 29/12/2012, 10:13 WIB
|
EditorNasru Alam Aziz

CANBERRA. KOMPAS.com — Pemerintah Australia bertekad melanjutkan usaha menentang perburuan ikan paus yang dilakukan Jepang di saat armada kapal negara tersebut memulai perburuan tahunan di kawasan Kutub Selatan.

"Pemerintah Australia mengecam seluruh perburuan paus komersial, termasuk apa yang disebut sebagai perburuan paus untuk tujuan keilmuan," kata Menteri Lingkungan Australia Tony Burke. "Khususnya karena perburuan paus Jepang akan dilakukan di daerah perlindungan paus di Laut Selatan yang dibuat oleh Komisi Paus Internasional," tambah Burke seperti dilaporkan media Australia, Sabtu (29/12/2012).

Australia bertekad akan terus berusaha untuk menghentikan perburuan paus komersial secara permanen.

Menurut laporan koresponden Kompas di Australia, L Sastra Wijaya, Pemerintah Australia memulai upaya hukum di Mahkamah Internasional pada Mei 2010.  Baik pemerintah Australia maupun Jepang sudah memberi argumen hukum tertulis kepada pengadilan dan kasus ini sebentar lagi akan disidangkan di Den Haag, Belanda. Pemerintah Australia memperkirakan kasus ini akan disidangkan pada paruh kedua tahun 2013.

Jaksa Agung Australia Nicola Roxon mengatakan, keputusan untuk melakukan upaya hukum tersebut bukanlah keputusan yang mudah. "Pemerintah Australia melihat bahwa program perburuan paus Jepang bertentangan dengan kewajiban mereka secara internasional dan karenanya harus dihentikan," kata Roxon.

Kantor berita Jepang Kyodo, Jumat (28/12/2012), melaporkan bahwa tiga kapal Jepang telah meninggalkan Pelabuhan Shimonoseki, sementara kelompok pembela lingkungan Greenpeace mengatakan kapal induk telah meninggalkan pelabuhan lainnya.

Menurut keterangan Kementerian Perikanan Jepang, armada ini akan memburu sekitar 935 paus minke dan 50 paus fin selama musim perburuan tahun ini sampai Maret mendatang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kanker Ovarium Disebut Silent Killer, Shahnaz Haque: Jangan Takut Pengobatannya, Takutlah Penyakitnya

Kanker Ovarium Disebut Silent Killer, Shahnaz Haque: Jangan Takut Pengobatannya, Takutlah Penyakitnya

Oh Begitu
NASA Sebut Letusan Gunung Api Bawah Laut Tonga 500 Kali Lebih Kuat dari Bom Hiroshima

NASA Sebut Letusan Gunung Api Bawah Laut Tonga 500 Kali Lebih Kuat dari Bom Hiroshima

Fenomena
Studi Baru Ungkap Jumlah Lubang Hitam di Alam Semesta

Studi Baru Ungkap Jumlah Lubang Hitam di Alam Semesta

Oh Begitu
Antisipasi Lonjakan Kasus Omicron, PPKM di Indonesia Diperpanjang dan Dievaluasi

Antisipasi Lonjakan Kasus Omicron, PPKM di Indonesia Diperpanjang dan Dievaluasi

Oh Begitu
[POPULER SAINS]: Mengenal Ular Pucuk | Sopir Kalteng Meninggal Disengat Tawon Vespa | Kepunahan Massal Keenam

[POPULER SAINS]: Mengenal Ular Pucuk | Sopir Kalteng Meninggal Disengat Tawon Vespa | Kepunahan Massal Keenam

Oh Begitu
Proses Pembekuan Sel Telur untuk Apa?

Proses Pembekuan Sel Telur untuk Apa?

Kita
Fakta-fakta Supervolcano, Salah Satunya Ada di Indonesia

Fakta-fakta Supervolcano, Salah Satunya Ada di Indonesia

Fenomena
Ramai Ikutan Jual Foto NFT seperti Gozali, Psikolog: Ini Efek Pandemi Covid-19

Ramai Ikutan Jual Foto NFT seperti Gozali, Psikolog: Ini Efek Pandemi Covid-19

Oh Begitu
5 Fakta Planet Kepler-186F, Planet Asing yang Mirip Bumi

5 Fakta Planet Kepler-186F, Planet Asing yang Mirip Bumi

Oh Begitu
Ilmuwan Ungkap Dua Faktor Genetik yang Sebabkan Hilangnya Bau dan Rasa akibat Covid-19

Ilmuwan Ungkap Dua Faktor Genetik yang Sebabkan Hilangnya Bau dan Rasa akibat Covid-19

Oh Begitu
Bagaimana Cicak Bisa Menempel di Dinding? Ini Penjelasannya

Bagaimana Cicak Bisa Menempel di Dinding? Ini Penjelasannya

Oh Begitu
9 Obat Herbal Stroke yang Ampuh Bantu Kembalikan Fungsi Otak

9 Obat Herbal Stroke yang Ampuh Bantu Kembalikan Fungsi Otak

Kita
Orang yang Terinfeksi Omicron Bisa Menyebarkan Virus hingga 10 Hari

Orang yang Terinfeksi Omicron Bisa Menyebarkan Virus hingga 10 Hari

Oh Begitu
Memahami Cara Kawin Nyamuk Bisa Bantu Perangi Malaria

Memahami Cara Kawin Nyamuk Bisa Bantu Perangi Malaria

Oh Begitu
Mengenal PCI Jantung, Prosedur Medis untuk Penyakit Jantung Koroner

Mengenal PCI Jantung, Prosedur Medis untuk Penyakit Jantung Koroner

Kita
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.