Kompas.com - 30/10/2012, 14:09 WIB
EditorKistyarini

NEW YORK, KOMPAS.com — Sebuah rumah sakit di New York City terpaksa mengungsikan lebih dari 200 pasiennya setelah terjadi pemadaman listrik akibat badai Sandy. Sementara itu, generator cadangan tidak berfungsi.

Puluhan ambulans berbaris di sekeliling Rumah Sakit Tisch Universitas New York (NYU) ketika para dokter dan perawat memulai proses evakuasi. Evakuasi itu dimulai dari pasien dengan kondisi paling serius dan pasien termuda. Beberapa respirator berfungsi dengan baterai.

"Ini situasi yang sulit," kata dekan Medis NYU Robert Grossman kepada WCBS-TV. "Kami selalu melakukan simulasi kondisi seperti ini, tetapi yang ini bukan latihan. Ini kejadian yang sebenarnya."

Sebagian besar wilayah Lower Manhattan gelap gulita akibat badai Sandy, cuaca sangat ekstrem yang menghantam kawasan Pantai Timur AS. Sebagian besar pemadaman listrik di Lower Manhattan, di mana RS Tisch berlokasi, merupakan akibat ledakan di gardu listrik. Demikian penjelasan pihak berwenang.

Grossman mengatakan, tanpa listrik, berarti tidak ada lift yang berfungsi. Itu artinya, sebagian pasien—beberapa di antaranya pasien kanker dan pasien penyakit serius lainnya—harus digendong melalui tangga.

Ketika pasien dibawa masuk ke ambulans, empasan angin yang begitu kencang menyibak selimut yang menutup pasien. Para perawat dan staf lain RS harus mengerumuni satu pasien, selain untuk memegangi infus dan peralatan bantu lainnya, juga untuk memegangi selimut.

Ambulans-ambulans didatangkan dari seluruh kota untuk proses evakuasi itu. Pasien untuk sementara ditempatkan di sejumlah rumah sakit lain, termasuk di Mount Sinai dan Memorial Sloan-Kettering Cancer Center.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
     
    Pilihan Untukmu


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.