Kompas.com - 30/10/2012, 12:49 WIB
|
Editoryunan

KOMPAS.com — Badai Sandy diberitakan telah mendarat di Amerika Serikat. Badai yang terbentuk di Karibia ini berdasarkan berita AFP, Selasa (30/10/2012), sudah mengakibatkan 11 orang di Amerika Serikat dan Kanada tewas. Sementara beberapa wilayah New York mengalami banjir dan tanah longsor terjadi di New Jersey.

Pertanyaan muncul, mengapa badai Sandy bisa begitu besar dan tak biasa? Bagaimana bisa dampaknya sedemikian signifikan? Padahal, sesuai informasi yang dikeluarkan Badan Cuaca Nasional Amerika Serikat, badai ini hanya tergolong kategori 1, badai yang tergolong paling lemah dengan kecepatan 118-152 km/jam.

David Nolan, associate professor bidang meteorologi dan oseanografi di Riosenstiel School of Marine and Atmospheric Science, University of Miami, dalam tulisan opini di CNN, Selasa hari ini, mengungkapkan bahwa badai Sandy menjadi tak biasa karena adanya pertemuan dengan siklon ekstratropis pada waktu yang tepat.

Badai Sandy mulai tumbuh sebagai siklon tropis. Seperti umumnya siklon tropis, badai Sandy terbentuk akibat paduan faktor suhu permukaan air laut, udara lembab, dan angin. Pada awal terbentuknya, udara dari dekat permukaan air laut naik ke atas, menciptakan wilayah bertekanan rendah.

Informasi dari National Hurricane Center di Miami menyatakan bahwa cikal bakal badai Sandy adalah gelombang tropis dan gangguan cuaca di wilayah Karibia pada tanggal 19 Oktober 2012. Awalnya, dikatakan bahwa potensi tumbuh siklon tropis rendah, tetapi potensi terus meningkat hingga siklon tropis benar-benar terbentuk pada 22 Oktober 2012.

Pada tanggal 24 Oktober 2012, mata badai terbentuk. Badai Sandy terus bergerak dari Karibia menuju pantai timur Amerika Serikat. Dalam pergerakannya, badai sandy menimbulkan bencana di Kuba, Haiti, dan Bahama. Puluhan orang diberitakan tewas terdampak badai ini, sementara longsor juga terjadi di wilayah Kuba.

Saat mengakibatkan bencana di Kuba, badai Sandy bergerak dengan kecepatan mencapai 216 km/jam. Semakin ke utara, kecepatan semakin berkurang. Pada Senin (29/10/2012), kecepatan gerak badai Sandy menjadi 75 km/jam dan sempat dilaporkan menguat menjadi 85 km/jam pada malam harinya.

Ukuran badai Sandy bertambah akibat semakin banyaknya udara hangat yang diambil. Faktor yang sama pula yang mengakibatkan kecepatan bertambah. Citra yang dirilis Badan Cuaca Nasional AS mengungkap bahwa ukuran badai Sandy begitu besar mencakup sepertiga wilayah timur negara tersebut.

Saat sampai di wilayah Amerika Serikat, badai Sandy bergabung dengan badai musim dingin dari pantai barat Amerika yang menuju ke timur dan angin dingin dari Kanada. Gabungan tiga sistem itu membentuk badai yang disebut "Frankenstorm". Badai yang terbentuk mengancam setidaknya 60 juta orang di Amerika Serikat, terbesar dalam 100 tahun terakhir.

Nolan mengatakan, dalam banyak kasus, dua badai dari wilayah dingin dapat melemahkan sistem badai tropis dan pada saat yang sama mendorongnya ke laut. Dua badai itu bisa membentuk siklon sendiri walaupun tak sekuat badai tropis.

Halaman:
Baca tentang


    Video Pilihan Video Lainnya >

    27th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Dikira Benda Suci, Ukiran Burung Hantu dari Zaman Tembaga Ini Ternyata Mainan Anak

    Dikira Benda Suci, Ukiran Burung Hantu dari Zaman Tembaga Ini Ternyata Mainan Anak

    Oh Begitu
    Pengertian Moonbow dan Proses Terbentuknya

    Pengertian Moonbow dan Proses Terbentuknya

    Fenomena
    Fosil Otak Tertua Ditemukan, Berusia 525 Juta Tahun

    Fosil Otak Tertua Ditemukan, Berusia 525 Juta Tahun

    Oh Begitu
    Mengenal Hiu Greenland, Ikan Hiu yang Bisa Hidup hingga 400 Tahun

    Mengenal Hiu Greenland, Ikan Hiu yang Bisa Hidup hingga 400 Tahun

    Oh Begitu
    5 Makanan Sehat untuk Menambah Berat Badan

    5 Makanan Sehat untuk Menambah Berat Badan

    Oh Begitu
    Ikan Tuna Mengandung Merkuri, Ini Cara Aman Mengonsumsinya

    Ikan Tuna Mengandung Merkuri, Ini Cara Aman Mengonsumsinya

    Oh Begitu
    Mengapa Piranha Memiliki Gigi yang Sangat Tajam?

    Mengapa Piranha Memiliki Gigi yang Sangat Tajam?

    Oh Begitu
    4 Cara Efektif Menurunkan Berat Badan bagi Wanita

    4 Cara Efektif Menurunkan Berat Badan bagi Wanita

    Oh Begitu
    Apa Makanan Ikan Piranha?

    Apa Makanan Ikan Piranha?

    Oh Begitu
    Penyebab Terbentuknya Pelangi Merah

    Penyebab Terbentuknya Pelangi Merah

    Fenomena
    Di Mana Sel Sperma Diproduksi?

    Di Mana Sel Sperma Diproduksi?

    Kita
    Cara Mencegah Resistensi Antimikroba dalam Perawatan Luka

    Cara Mencegah Resistensi Antimikroba dalam Perawatan Luka

    Oh Begitu
    Kandungan Susu Murni, Bisa untuk Menambah Berat Badan

    Kandungan Susu Murni, Bisa untuk Menambah Berat Badan

    Oh Begitu
    5 Ikan Hiu Tercepat di Dunia

    5 Ikan Hiu Tercepat di Dunia

    Oh Begitu
    Kencing Berbusa pada Anak, Apakah Berbahaya?

    Kencing Berbusa pada Anak, Apakah Berbahaya?

    Oh Begitu
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Verifikasi akun KG Media ID
    Verifikasi akun KG Media ID

    Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

    Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.