Kompas.com - 16/10/2012, 12:44 WIB
|
Editoryunan

LONDON, KOMPAS.com — Penemuan planet dengan satu atau dua bintang sudah biasa. Kali ini, astronom menemukan planet yang akan membuat siapa pun mengatakan "wow". Planet temuan baru tersebut disinari oleh empat bintang.

Planet yang ditemukan mengorbit sepasang bintang ganda, dua bintang yang mengorbit satu sama lain. Sementara, nun jauh di orbit planet itu, ada sepasang bintang ganda lain yang juga eksis.

Awalnya, tanda keberadaan planet ini disadari oleh volunteer situs web planethunters.org. Kemudian, temuan ditindaklanjuti dengan observasi oleh astronom di Keck Observatory. Publikasi penemuan telah masuk ke server Arxiv.

Planet baru ini terletak pada jarak 5.000 tahun cahaya dari Bumi, dinamai PH1, sesuai program Planet Hunter. PH1 diidentifikasi sebagai jenis planet gas raksasa dengan ukuran 6 kali Bumi.

Dr Chris Lintott dari University of Oxford di Inggris mengatakan, "Keempat bintang membuat lingkungan planet menjadi kompleks. Namun, planet stabil pada orbitnya. Ini membingungkan dan yang juga membuat penemuan ini menyenangkan. Pastinya, ini tak terduga."

Sistem bintang ganda, yang terdiri dari bintang yang mengorbit satu sama lain, sebenarnya umum. Namun, hanya beberapa planet yang mengorbit sistem bintang ganda dengan stabil. Planet dengan empat bintang baru dilaporkan kali ini.

Lintott, seperti dikutip BBC, Senin (15/10/2012), mengatakan, "Ada enam planet lain yang mengorbit stabil ke sistem bintang ganda dan mereka terletak cukup dekat dengan bintang induknya."

Menurut Lintott, penemuan ini menggambarkan bahwa planet bisa terbentuk di bagian dalam piringan protoplanet. Piringan protoplanet adalah gas berdensitas tinggi yang mengelilingi bintang yang baru terbentuk.

"Planet terbentuk sangat dekat dan bisa memiliki orbit yang stabil. Hal ini mungkin memengaruhi (dapat dijumpai) pada pembentukan planet di tempat lain," papar Lintott yang juga terlibat observasi.

Volunteer Planet Hunter yang berperan dalam penemuan planet ini adalah Kian Jek dari San Francisco dan Robert Gagliano dari Cottonwood, Arizona. Mereka menjumpai kedipan cahaya bintang akibat adanya planet yang transit di mukanya.

Planet Hunter adalah inisiasi yang dimulai sejak tahun 2010. Misi ini mengajak publik menemukan planet-planet baru. Intinya, misi mengajak publik menganalisis data menemukan planet sehingga mengatasi kelemahan dalam penggunaan sistem komputer.

Planet Hunter mendukung misi Kepler yang diluncurkan tahun 2009. Dengan masuk ke situs web Planet Hunter, publik bisa mengakses data yang telah dihasilkan oleh misi Kepler. Kini, Planet Hunter telah beranggotakan 170.000 orang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terbuat dari Apa Darah Manusia?

Terbuat dari Apa Darah Manusia?

Kita
3 Manfaat Rambutan Menurut Sains

3 Manfaat Rambutan Menurut Sains

Oh Begitu
Manfaat Ajaib Daun Kelor untuk Kulit, Cegah Jerawat hingga Bibir Kering

Manfaat Ajaib Daun Kelor untuk Kulit, Cegah Jerawat hingga Bibir Kering

Oh Begitu
Dampak Perubahan Iklim Sebabkan Warna Danau Bumi Ikut Berubah

Dampak Perubahan Iklim Sebabkan Warna Danau Bumi Ikut Berubah

Oh Begitu
Kenapa Lumba-lumba Pintar?

Kenapa Lumba-lumba Pintar?

Oh Begitu
Apakah Dinosaurus Termasuk Reptil?

Apakah Dinosaurus Termasuk Reptil?

Oh Begitu
Ada 4 Jenis Burung Puffin di Dunia, Apa Saja?

Ada 4 Jenis Burung Puffin di Dunia, Apa Saja?

Oh Begitu
4 Tips Memelihara Ikan Koi di Kolam

4 Tips Memelihara Ikan Koi di Kolam

Oh Begitu
6 Penyebab Nyeri Tangan yang Harus Diwaspadai

6 Penyebab Nyeri Tangan yang Harus Diwaspadai

Oh Begitu
5 Perbedaan Kuda Poni dan Kuda Biasa yang Sering Dikira Sama

5 Perbedaan Kuda Poni dan Kuda Biasa yang Sering Dikira Sama

Oh Begitu
Studi Ungkap Kota Maya Kuno Terkontaminasi Merkuri

Studi Ungkap Kota Maya Kuno Terkontaminasi Merkuri

Oh Begitu
Bukti Awal Penggunaan Opium Ditemukan di Israel

Bukti Awal Penggunaan Opium Ditemukan di Israel

Fenomena
Misi Uji Lindungi Bumi, Wahana Antariksa NASA Bakal Tabrak Asteroid

Misi Uji Lindungi Bumi, Wahana Antariksa NASA Bakal Tabrak Asteroid

Oh Begitu
Sebabkan Pikun, Apakah Demensia Bisa Dicegah?

Sebabkan Pikun, Apakah Demensia Bisa Dicegah?

Oh Begitu
Apa Itu Kuda Poni, yang Tubuhnya Lebih Kecil dari Kuda Biasa?

Apa Itu Kuda Poni, yang Tubuhnya Lebih Kecil dari Kuda Biasa?

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.