Kompas.com - 03/10/2012, 12:04 WIB
|
EditorAgus Mulyadi

SEBA, KOMPAS.com — Sebanyak 49 ekor paus mati dan terdampar di Pantai Deme, Desa Liae, Kecamatan Sabu Barat, Kabupaten Sabu Raijua, Selasa dan Rabu (3/10/2012). Penyebab kematian belum diketahui. Masyarakat memotong paus itu untuk dimakan.

Anggota DPRD Sabu Raijua, Yusak Rebo, di Seba (ibu kota kabupaten), Rabu (3/10/2012), mengatakan, paus yang ditemukan mati dan terdampar di Pantai Deme, Kecamatan Sabu Barat, sejak Selasa (2/10/2012) sebanyak 44 ekor.

"Pagi tadi sekitar pukul 06.00 Wita ditemukan lima ekor lagi sehingga total semua 49 ekor. Kemungkinan jumlah paus mati ini bertambah karena nelayan menyaksikan masih ada yang terapung sekitar 500 meter dari pantai," tutur Rebo.

Sampai saat ini belum diketahui penyebab kematian paus tersebut. Perubahan suhu udara di tititik tertentu di perairan Laut Sawu diduga menyebabkan kematian paus itu.

Ini merupakan kejadian yang kedua kalinya. Pada tahun 2005, tiga ekor paus terdampar di pantai itu, tetapi masih dalam kondisi hidup. Saat itu masyarakat bergotong royong mengembalikan mamalia air raksasa itu ke laut.

Kini, paus yang terdampar dalam keadaan mati. Sebagian warga sedang memotong paus itu untuk dikonsumsi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.