Gen Penentu Pola Warna Kucing

Kompas.com - 23/09/2012, 14:12 WIB

NEW YORK, KOMPAS.com — Pakar genetika berhasil mengidentifikasi gen penentu pola warna kucing, garis ataupun bintik. Gen yang diidentifikasi merupakan salah satu penentu pola warna dan gen pertama yang berhasil dikuak perannya.

Kucing yang memiliki pola garis pada bulunya, disebut juga pola "mackerel", memiliki gen yang ditemukan. Namun, bila gen itu mengalami mutasi, kucing akan memiliki pola bintik besar atau pola klasik, dinamai demikian sebab pola ini yang paling disukai.

Tim peneliti yang mengidentifikasi gen antara lain Greg Barsh dari Stanford University dan Hudson Alpha Institute of Biotechnology. Peneliti dari National Cancer Institute juga terlibat. Riset dilakukan dengan menganalisis DNA dari kucing di California.

Analisis peneliti juga mengungkap bahwa gen yang sama menentuka pola warna cheetah. Apabila gen mengalami mutasi, cheetah "raja" akan dihasilkan. Sementara bila gen normal, cheetah akan punya motif tutul biasa.

Meski gen penentu pola warna ini telah diidentifikasi, misteri pola warna kucing belum sepenuhnya terkuak. Belum diketahui bagaimana mekanisme gen ini sehingga bisa berdampak pada pola warna kucing.

Leslie Lyons, ahli genetika kucing dari University of California, Davis, seperti dikutip AP, Kamis (20/9/2012), mengatakan, "Kucing belum membeberkan seluruh rahasianya."



Editoryunan

Close Ads X