Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 09/07/2012, 11:26 WIB
|
EditorA. Wisnubrata

KOMPAS.comPhallostethus cuulong adalah salah satu ikan aneh yang terdapat di kawasan Asia Tenggara. Pejantan ikan sepanjang hanya 2 cm ini memiliki alat kelamin di kepala.

Phallostethus cuulong adalah salah satu jenis ikan priapium, dinamai berdasarkan nama Dewa Kesuburan Yunani Kuno, Priapius. Ikan ini masuk dalam famili Phallostethidae.

Spesies tersebut ditemukan pada tahun 2009 oleh Koichi Shibukawa dari Nagao Natural Environment Foundation Jepang di Sungai Mekong, Vietnam.

Alat kelamin jantan Phallostethus cuulong bukan berupa penis, tetapi priapium. Alat ini sebenarnya otot berbentuk pipa yang merupakan modifikasi dari sirip dada dan panggul.

Priapium memiliki 2 bagian. Di dekat ujungnya, ada bagian serupa gergaji yang bergerigi, disebut ctenactinium. Di bagian depan, ada bagian berbentuk batang disebut toxactinium.

Tak ada yang pernah melihat ikan ini kawin. Namun, diduga alat kelamin jantan dipakai untuk memegang betina saat kawin sebelum akhirnya mentransfer sperma.

Untuk membantu tugas tersebut, biasanya priapium condong ke satu arah. Phallostethus cuulong yang ditemukan Shibukawa seluruhnya punya priapium yang condong ke kanan.

Lynne Parenti dari Smithsonian Institution di Washington mengungkapkan, belum diketahui mengapa ikan ini berevolusi memiliki alat kelamin di kepala.

Namun, Phallostethus cuulong hanyalah salah satu jenis dari grup ikan Atherinomorpha, ikan yang memodifikasi sirip sebagai alat kelamin.

Pada Phallostethus cuulong, bukan cuma alat kelamin yang ada di kepala. Mulut dan anusnya pun terletak di bagian itu. Saluran cernanya berbentuk U.

"Tak ada banyak hal yang menuju ke belakang pada ikan ini," ungkap Parenti seperti dikutip New Scientist, Kamis (5/7/2012).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Video Pilihan Video Lainnya >

27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+