7 Makanan Pereda Sakit Tenggorokan

Kompas.com - 27/06/2012, 09:14 WIB
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Sakit tenggorokan termasuk penyakit yang sering diderita. Biasanya disebabkan oleh infeksi virus, yang berasal dari gejala seperti flu - demam menggigil dan nyeri. Selain menyebabkan rasa tidak nyaman, tenggorokan yang sedang meradang juga membuat kita harus berpantang makanan yang mengandung lemak tinggi seperti gorengan serta makanan pedas. Untuk mempercepat proses penyembuhan, sebenarnya ada beberapa jenis makanan yang bisa membantu.

1. Pisang

Pisang merupakan kelompok buah yang tidak asam dan lembut untuk tenggorokan. Hal ini sangat memudahkan Anda untuk menelan, terutama bila Anda sedang sakit tenggorokan. Disamping itu, buah ini juga memiliki indeks glikemik rendah serta kaya akan vitamin, B6, kalium, dan tentu saja, vitamin C.

2. Sop ayam

Beberapa orang percaya bahwa sop ayam dapat memerangi sakit tenggorokan. Bahkan semangkuk sop ayam hangat dapat pula berperan sebagai antibiotik karena memiliki sifat anti-inflamasi dan membantu mengurangi kemampetan dengan membatasi virus yang datang dalam kontak dengan membran lendir. Buatlah sop ayam menggunakan bahan makanan yang kaya kandungan gizi seperti wortel, bawang, seledri, lobak, kentang dan bawang putih, semuanya dikenal memiliki manfaat nutrisi dan kekuatan untuk penyembuhan.

3. Campuran jus lemon dan madu.

Campuran air lemon dan madu merupakan salah satu metode pengobatan alternatif yang dapat membantu meredakan sakit tenggorokan dan mengurangi peradangan. Minuman ini juga memberikan efek mendinginkan pada tenggorokan.

4. Putih telur

Tidak banyak yang tahu bahwa putih telur dapat membantu dalam menangani peradangan dan rasa sakit di tenggorokan. Namun pastikan Anda tidak mencampur putih telur dengan bumbu karena hal ini mungkin dapat memperburuk rasa sakit.

5. Jahe atau teh madu

Secangkir teh panas dari jahe atau madu bisa menjadi pilihan yang tepat untuk menenangkan tenggorokan yang teriritasi dan gatal. Madu akan melapisi tenggorokan dan membantu mencegah iritasi, yang merupakan alasan utama di balik munculnya batuk.

6. Oatmeal

Oatmeal merupakan salah satu makanan yang tinggi serat larut, berperan membantu dalam menurunkan kadar kolesterol LDL. Oat juga tinggi kandungan protein yang membuat Anda selalu merasa kenyang dan puas untuk jangka waktu yang lebih lama. Untuk mengatasi sakit tenggorokan, buatlah semangkuk oatmeal panas dengan menambahkan pisang atau madu di dalamnya. Rendahnya tingkat glikemiks pada oat juga bisa dimanfaatkan sebagai camilan sebelum memulai aktifitas sehari-hari.

7. Wortel rebus

Wortel adalah makanan yang luar biasa sebagai obat ketika Anda sakit, tapi mereka harus direbus atau dikukus sebelum dimakan. Makan wortel mentah justru bisa memperburuk sakit tenggorokan. Wortel penuh kandungan nutrisi penting, seperti vitamin A, vitamin C, vitamin K, serat dan potasium.

 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Terjadi Alami, Simpanse Juga Butuh Latihan untuk Gunakan Alat

Tak Terjadi Alami, Simpanse Juga Butuh Latihan untuk Gunakan Alat

Oh Begitu
Mengenal Resistensi Antimikroba, Apa Itu?

Mengenal Resistensi Antimikroba, Apa Itu?

Oh Begitu
Berusia 190 Tahun, Jonathan Pecahkan Rekor Jadi Kura-kura Tertua di Dunia

Berusia 190 Tahun, Jonathan Pecahkan Rekor Jadi Kura-kura Tertua di Dunia

Oh Begitu
Mengenal Gejala KIPI Vaksin Anak dan Cara Penanganannya Usai Vaksinasi

Mengenal Gejala KIPI Vaksin Anak dan Cara Penanganannya Usai Vaksinasi

Oh Begitu
[POPULER SAINS]: Dahsyatnya Letusan Gunung Tonga | Misteri Mumi Hamil | Peringatan Dini Gelombang Tinggi | Getaran Gempa Banten

[POPULER SAINS]: Dahsyatnya Letusan Gunung Tonga | Misteri Mumi Hamil | Peringatan Dini Gelombang Tinggi | Getaran Gempa Banten

Oh Begitu
Waspada Dehidrasi pada Bayi, Ini Gejala dan Penyebabnya

Waspada Dehidrasi pada Bayi, Ini Gejala dan Penyebabnya

Kita
Mengenal Stroke Non Hemoragik, Jenis Stroke yang Paling Sering Terjadi

Mengenal Stroke Non Hemoragik, Jenis Stroke yang Paling Sering Terjadi

Kita
Gurita Selimut Betina Ternyata Berukuran Lebih Besar dari Gurita Jantan

Gurita Selimut Betina Ternyata Berukuran Lebih Besar dari Gurita Jantan

Oh Begitu
Resistensi Antimikroba Ancam Kesehatan Dunia, Apa yang Bisa Dilakukan?

Resistensi Antimikroba Ancam Kesehatan Dunia, Apa yang Bisa Dilakukan?

Oh Begitu
Proses Seleksi Jadi Ratu Lebah Sungguh Brutal, Seperti Apa?

Proses Seleksi Jadi Ratu Lebah Sungguh Brutal, Seperti Apa?

Oh Begitu
Ketahui, Begini Komposisi Pangan Seimbang untuk Mencegah Stunting

Ketahui, Begini Komposisi Pangan Seimbang untuk Mencegah Stunting

Oh Begitu
Pengujian Perangkat Lunak Sukses, Misi Artemis 1 NASA Semakin Dekat dengan Bulan

Pengujian Perangkat Lunak Sukses, Misi Artemis 1 NASA Semakin Dekat dengan Bulan

Fenomena
Peneliti PRBM Eijkman Sebut Riset Vaksin Merah Putih Masih Berjalan untuk Segera Diproduksi

Peneliti PRBM Eijkman Sebut Riset Vaksin Merah Putih Masih Berjalan untuk Segera Diproduksi

Oh Begitu
Gejala Omicron pada Anak yang Perlu Anda Waspadai

Gejala Omicron pada Anak yang Perlu Anda Waspadai

Kita
Hujan Es Melanda Bogor dan Tasikmalaya, Begini Proses hingga Dampaknya

Hujan Es Melanda Bogor dan Tasikmalaya, Begini Proses hingga Dampaknya

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.