Kompas.com - 26/03/2012, 21:06 WIB
|
EditorTri Wahono

FREIBURG, KOMPAS.com - Para palaentolog percaya bahwa reptil berbulu pernah hidup 230-240 juta tahun lalu, beberapa lama sebelum dinosaurus atau 70-80 juta tahun sebelum burung purba ada.

Spesies reptil bersayap yang pernah eksis itu adalah Longisquama insignis. Spesimen spesies itu pernah ditemukan dalam bentuk fosil di Kyrgystan pada tahun 1960.

Beberapa ilmuwan beranggapan bahwa bulu-bulu yang ada di fosil bukan milik L. insignis. Namun, peneliti lain menganggap sebaliknya. Studi terbaru mengungkap bahwa Longisquama memang memiliki bulu.

"Fitur aneh pada kulit Longisquama bisa jadi berupa sisik maupun bulu. Fitur itu mungkin terkait evolusi awal bulu pada petranosaurus dan dino," kata Micahel Butchwitz dari Freiburg University, Jerman, seperti dikutip New Scientist, Jumat (23/3/2012).

Butchwitz menganalisis ulang fosil. Ia menemukan bahwa struktur bulu benar-benar berakar di kulit, berdekatan dengan tulang. Jadi, bulu tersebut memang merupakan bagian tubuh Longisquama.

Evolusi L. insignis kemudian melahirkan pteranosaurus, buaya, dinosaurus, dan burung. Masing-masing menumbuhkan fitur kulitnya sendiri.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.