Kasus Sengketa Pajak Capai 10.000

Kompas.com - 27/02/2012, 14:02 WIB
|
EditorRobert Adhi Ksp

JAKARTA, KOMPAS.com - Terdapat lebih dari 10.000 kasus sengketa pajak antara Direktorat Jenderal Pajak dan wajib pajak. Ini mencerminkan rendahnya kepastian hukum berbagai peraturan perpajakan. Akibatnnya adalah peluang korupsi menjadi terbuka.       

Darussalam, pengamat perpajakan Danny Darussalam Tax Center di Jakarta, Senin (27/2/2012), menyatakan, ada multiinterpretasi atas peraturan-peraturan perpajakan mulai dari undang-undang sampai peraturan Direktur Jenderal Perpajakan.

Akibatnya, muncul sengketa pajak anatara wajib pajak dan Direktorat Jendera Pajak. Hal ini, menurut Darussalam, tampak dari menumpuknya kasus sengketa pajak di pengadilan pajak.

Pada 2010, jumlahnya sekitar 12.000 kasus. Tahun ini diperkirakan masih lebih dari 10.000 kasus.  

"Ini jumlah yang sangat banyak dan rawan disalagunakan," kata Darussalam. Selama proses sengketa di pengadilan pajak rawan terjadi kompromi di antara para pemangku kepentingan. Ujung-ujungnya adalah suap atau korupsi.

Dalam kasus dugaan korupsi pajak terakhir yang melibatkan mantan pegawai Direktorat Jenderal Pajak, Dhana Widyatmika, Darussalam belum bisa memastikan apakah kasus korupsinya muncul dari sengketa pajak atau tidak.

Pasalnya, proses penyidikan masih berlangsung. Namun untuk kasus korupsi pajak sebelumnya yang melibatkan Gayus terbukti berawal dari kasus sengketa pajak di pengadilan pajak.

"Jadi intinya agar kasus sama tidak terulang lagi, maka peraturan perpajakan yang menim bulkan interpretasi harus dievaluasi ulang. Yang tidak perlu dihilangkan, yang harus ada ya diadakan," kata Darussalam. 

Baca tentang


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Antartika Tak Tersentuh Covid-19, Penelitian Musim Panas Ilmuwan Kurangi Personel

    Antartika Tak Tersentuh Covid-19, Penelitian Musim Panas Ilmuwan Kurangi Personel

    Oh Begitu
    Bukan Palung Mariana, Lubang Terdalam Bumi Dibuat oleh Manusia

    Bukan Palung Mariana, Lubang Terdalam Bumi Dibuat oleh Manusia

    Fenomena
    Sejak 70.000 Tahun Manusia Sudah Gunakan Panah Beracun, Ini Penjelasannya

    Sejak 70.000 Tahun Manusia Sudah Gunakan Panah Beracun, Ini Penjelasannya

    Fenomena
    Planet Luar Tata Surya Bumi Super Paling Ekstrem Ternyata Punya Lautan Lava

    Planet Luar Tata Surya Bumi Super Paling Ekstrem Ternyata Punya Lautan Lava

    Fenomena
    Hutan Hujan Amazon Kena Proyek Pengaspalan, Kerusakan Lingkungan di Depan Mata

    Hutan Hujan Amazon Kena Proyek Pengaspalan, Kerusakan Lingkungan di Depan Mata

    Fenomena
    Gempa Hari Ini: M 5,0 Guncang Sumba Ternyata Sudah 244 Kali Susulan

    Gempa Hari Ini: M 5,0 Guncang Sumba Ternyata Sudah 244 Kali Susulan

    Fenomena
    Istri Adalah Orang Lain yang Kebetulan Diurus Suami, Benarkah?

    Istri Adalah Orang Lain yang Kebetulan Diurus Suami, Benarkah?

    Oh Begitu
    Ilmuwan di Inggris Kembangkan Vaksin Tiruan untuk Lawan Covid-19

    Ilmuwan di Inggris Kembangkan Vaksin Tiruan untuk Lawan Covid-19

    Fenomena
    Misteri Mahluk Berleher Super Panjang Akhirnya Terungkap, Ini Penjelasannya

    Misteri Mahluk Berleher Super Panjang Akhirnya Terungkap, Ini Penjelasannya

    Fenomena
    Ledakan Lebanon, Bagaimana Amonium Nitrat Menghancurkan Kota?

    Ledakan Lebanon, Bagaimana Amonium Nitrat Menghancurkan Kota?

    Oh Begitu
    Sejak 5 Agustus, Rentetan Gempa Sumba Mencapai 112 Kali

    Sejak 5 Agustus, Rentetan Gempa Sumba Mencapai 112 Kali

    Fenomena
    Rentetan 3 Gempa Guncang Sumba NTT, Begini Analisis BMKG

    Rentetan 3 Gempa Guncang Sumba NTT, Begini Analisis BMKG

    Fenomena
    Banyak Hewan Terancam Punah, Kenapa Ilmuwan Pilih Selamatkan Parasit?

    Banyak Hewan Terancam Punah, Kenapa Ilmuwan Pilih Selamatkan Parasit?

    Fenomena
    Mengapa Zebra Punya Garis-garis Hitam Putih di Tubuh? Ini Penjelasan Sains

    Mengapa Zebra Punya Garis-garis Hitam Putih di Tubuh? Ini Penjelasan Sains

    Oh Begitu
    Deteksi Kilat Corona, Swab Antigen Lebih Akurat Dibanding Rapid Test

    Deteksi Kilat Corona, Swab Antigen Lebih Akurat Dibanding Rapid Test

    Oh Begitu
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X