Perubahan Gaya Hidup 30 Persen Cegah Kanker

Kompas.com - 03/02/2012, 22:49 WIB
EditorNasru Alam Aziz

JENEWA, KOMPAS.com -- Perubahan dalam gaya hidup berkontribusi 30 persen terhadap pencegahan kanker. Demikian penegasan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang dikeluarkan di Jenewa, Swiss, Jumat (3/2/2012), menjelang peringatan Hari Kanker Dunia.

Sebagaimana dilaporkan kantor berita AFP, di antara faktor risiko kunci kanker adalah kebiasaan merokok dan menenggak alkohol. Juga karena diet ketat atas sayur-sayuran dan buah segar, serta kurangnya berolahraga.

Kebiasaan merokok merupakan faktor risiko kunci penyebab kanker dan sejauh ini menyumbang 22 persen kematian akibat kanker secara global, dan 71 persen kematian akibat kanker paru-paru.

Mengurangi kebiasaan merokok akan sangat membantu mengurangi angka kematian karena kanker. Begitu juga dengan lebih mengonsumsi buah dan sayuran serta meningkatkan aktivitas berolahraga bisa mengurangi kanker.

Mengutip angka statistik tahun 2008, kanker menjadi penyebab kematian 7,6 juta orang di seluruh dunia pada tahun itu. Jumlah ini meningkat 13 persen dari total kematian global.

Kanker paru-paru, perut, hati, usus dan payudara menjadi penyebabkan kematian yang utama. Sekitar 70 persen dari seluruh kematian akibat kanker tahun 2008 lalu, dialami di negara-negara penghasilan rendah atau menengah.

WHO mempridiksi kematian akibat kanker akan terus meningkat, dan diperkirakan akan menyebabkan 13,1 juta orang meninggal karena kanker pada tahun 2030.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X