Kompas.com - 10/01/2012, 15:16 WIB
|
EditorA. Wisnubrata

DUBLIN, KOMPAS.com — Matematikawan asal Irlandia berhasil memecahkan masalah dalam permainan Sudoku, yakni jumlah minimal petunjuk angka sehingga bisa ditemukan jawaban unik. Gary McGuire, sang matematikawan, menggunakan alogaritma kompleks dan menghabiskan jutaan jam CPU dengan memakai superkomputer untuk bisa memecahkan masalah itu.

Berdasarkan temuannya, McGuire mengungkapkan bahwa jumlah petunjuk angka minimal yang diperlukan adalah 17. Bila jumlahnya 16 saja, maka jawaban yang ditemukan tidak unik atau tunggal. Kebanyakan koran yang menawarkan Sudoku memberi 25 petunjuk angka. Tingkat kesulitan makin kecil jika petunjuk bertambah.

Dalam konsensus para matematikawan pada konferensi di Boston, Massachusetts, Sabtu (7/1/2012) lalu, diakui bahwa hasil studi McGuire mungkin valid dan merupakan perkembangan berarti dalam matematika Sudoku. Matematikawan berpendapat bahwa pendekatan McGuire cukup beralasan dan masuk akal.

Sudoku merupakan permainan mengisi kotak 9 x 9 dengan nomor 1-9 tanpa diperbolehkan mengulang angka yang sama di baris atau kolom yang sama. Sejumlah orang telah menggunakan 17 petunjuk angka dan menemukan jawabannya. Namun, tak ada seorang pun yang memakai 16 angka menemukannya. Ini jadi awal hipotesis McGuire.

Sebenarnya, untuk membuktikan hipotesis bahwa Sudoku minimal membutuhkan petunjuk angka sejumlah 17, McGuire harus melakukan tes satu per satu pada kemungkinan solusi. Tetapi, kata McGuire, langkah itu akan memakan waktu 300.000 tahun. Jadilah, McGuire mengembangkan alogaritma hitting set.

Alogaritma hitting set mendeteksi angka dalam Sudoku yang bisa dipertukarkan sehingga bisa menghasilkan jawaban ganda atau lebih. Dengan menggunakan alogaritma ini, McGuire hanya butuh 2 tahun untuk menyelesaikan. Semua ia tuntaskan di Irish Centre for High-End Computing in Dublin.

Yang menarik, alogaritma yang digunakan McGuire tidak hanya bisa berguna untuk Sudoku. "Soal hitting set punya aplikasi luas di dalam banyak bidang sains, seperti bio-informasi dan tes perangkat lunak," jelas McGuire seperti dikutip TG Daily, Senin (9/1/2012).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.