Katalog Planet Layak Huni

Kompas.com - 05/12/2011, 21:20 WIB
|
EditorTri Wahono

PUERTO RICO, KOMPAS.com — Penelitian selama dua dekade telah menemukan sekitar 700 eksoplanet dan eksobulan. Eksoplanet dan eksobulan merujuk pada planet dan bulan yang berada di luar tata surya.

Kini, para ilmuwan mengembangkan Katalog Daya Dukung Kehidupan Planet (HEC) yang memuat daftar beberapa planet yang berpotensi layak huni serta peringkatnya.

HEC dikembangkan Planetary Habitability Laboratory (PHL) di Universitas Puerto Rico, Arecibo. Sebanyak 47 eksoplanet dan eksobulan telah masuk dalam katalog itu.

"Satu tujuan penting dari pemeringkatan ini adalah kemampuan membandingkan eksoplanet dari yang terbaik hingga yang terburuk," kata Abel Mendez, Direktur PHL, seperti dikutip The Epoch Time, Senin (5/12/2011).

Untuk menyusun katalog tersebut, ilmuwan menggunakan data hasil observasi wahana antariksa Kepler. Selain itu, dipakai juga Indeks Kemiripan Bumi dan Jarak Zona Layak Huni.

"Observasi baru dengan observatorium di Bumi dan angkasa akan menemukan ribuan planet dalam beberapa tahun ke depan. Kami berharap analisis di katalog kami membantu mengidentifikasi, menyusun, dan membandingkan potensi planet yang ditemukan," kata Mendez.

Salah satu cara mengklasifikasikan planet adalah membaginya berdasarkan massa dan suhunya. Ini membuat penggolongan eksoplanet mirip seperti Table Periodik Unsur dalam Kimia.

Berdasarkan hasil penyusunan katalog, baru 2 eksoplanet yang bisa dikatakan benar-benar mendukung kehidupan. Keduanya adalah Glises 581d dan HD 85512b. Keduanya banyak memiliki kemiripan dengan Bumi.

Di luar dua planet tersebut, ada 15 eksoplanet lainnya yang masuk daftar. Yang mengagetkan, dari sejumlah 47, ternyata kebanyakan benda langit yang mendukung kehidupan justru Bulan, berjumlah 30 buah.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fenomena Langka, Dua Planet Raksasa Menari Bersama di Luar Angkasa

Fenomena Langka, Dua Planet Raksasa Menari Bersama di Luar Angkasa

Fenomena
Kasus Corona Indonesia Tak Seburuk Prediksi, Diduga karena Vaksinasi

Kasus Corona Indonesia Tak Seburuk Prediksi, Diduga karena Vaksinasi

Kita
Umur Anjing Ternyata Lebih Tua dari Pemiliknya, Studi ini Jelaskan

Umur Anjing Ternyata Lebih Tua dari Pemiliknya, Studi ini Jelaskan

Fenomena
Mengapa Vaksinasi Berkaitan dengan Sistem Kekebalan Tubuh Manusia?

Mengapa Vaksinasi Berkaitan dengan Sistem Kekebalan Tubuh Manusia?

Oh Begitu
Studi Ungkap Cara Virus Corona Langsung Infeksi Sel Jantung Pasien Covid-19

Studi Ungkap Cara Virus Corona Langsung Infeksi Sel Jantung Pasien Covid-19

Fenomena
Harga Vaksin Corona Diperkirakan Rp 75.000 Per Orang, Kapan Siap?

Harga Vaksin Corona Diperkirakan Rp 75.000 Per Orang, Kapan Siap?

Oh Begitu
Ilmuwan Buktikan Lagi, Virus Corona Saat Ini Lebih Menular dan Beda dari Aslinya

Ilmuwan Buktikan Lagi, Virus Corona Saat Ini Lebih Menular dan Beda dari Aslinya

Fenomena
Seberapa Jauh Anjing Bisa Mencium dan Mendengar?

Seberapa Jauh Anjing Bisa Mencium dan Mendengar?

Prof Cilik
Vaksin Bikin Autis? 3 Mitos Vaksinasi Anak yang Tak Usah Dipercaya

Vaksin Bikin Autis? 3 Mitos Vaksinasi Anak yang Tak Usah Dipercaya

Kita
Hati-hati, Gangguan Gigi dan Mulut Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung

Hati-hati, Gangguan Gigi dan Mulut Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung

Oh Begitu
3 Nyamuk Penyebar Mosquito-borne Disease: Aedes Aegypti, Anopheles, dan Culex

3 Nyamuk Penyebar Mosquito-borne Disease: Aedes Aegypti, Anopheles, dan Culex

Kita
[VIDEO] Tanya Dokter: Mengapa Banyak Virus pada Hewan Menular ke Manusia?

[VIDEO] Tanya Dokter: Mengapa Banyak Virus pada Hewan Menular ke Manusia?

Oh Begitu
Jangan Lupakan, Penularan Penyakit karena Nyamuk Masih Terus Terjadi

Jangan Lupakan, Penularan Penyakit karena Nyamuk Masih Terus Terjadi

Kita
Jamur Cordyceps Militaris Disinyalir Punya Antivirus, Apa Saja Manfaatnya?

Jamur Cordyceps Militaris Disinyalir Punya Antivirus, Apa Saja Manfaatnya?

Fenomena
Ini Saran Ahli Menyikapi New Normal agar Tidak Stres dan Terinfeksi Covid-19

Ini Saran Ahli Menyikapi New Normal agar Tidak Stres dan Terinfeksi Covid-19

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X