Suhu Antartika Naik 0,6 Derajat Celsius

Kompas.com - 22/11/2011, 02:27 WIB
Editor

Seattle, Kompas - Suhu di Antartika naik sekitar 0,6 derajat celsius selama 50 tahun terakhir. Para ilmuwan yang hasil penelitiannya dimuat dalam jurnal ilmiah Nature ini mengatakan, kondisi tersebut masih ”sulit dijelaskan” tanpa melibatkan kenaikan konsentrasi gas rumah kaca di atmosfer.

Mereka mengatakan, lempeng es utama nyaris terpisah dari daratan Antartika. Lempeng es Wilkins Ice Shelf itu tampak seperti ”bergantung di tali” dari Semenanjung Antartika—bagian menjulur dari Antartika yang ujungnya bertemu dengan ujung Benua Amerika Selatan.

Sebagian besar stasiun penelitian berada di wilayah itu. Namun, untuk menganalisis secara detail sulit karena minimnya data.

Yang diketahui, udara di daerah itu menghangat. Daratan es itu seakan terpisah dari sistem iklim global yang parameternya berkaitan erat dengan arus laut dan angin. Analisis iklim Antartika dilakukan dengan mengombinasikan data dari lapangan dan satelit.

”Kami punya sekurangnya data satelit selama 25 tahun. Keuntungannya, satelit bisa mengamati seluruh daratan,” ujar Eric Steig dari University of Washington di Seattle. Data stasiun pengamat memiliki rentang lebih panjang karena satelit merupakan teknologi baru.

Dari analisis kedua data ditemukan ada kenaikan suhu di seluruh Antartika sepanjang musim. Pada bagian timur yang lebih luas dan lebih dingin, suhu atmosfer naik rata-rata 0,1 derajat celsius per dekade. Di bagian barat, suhu naik 0,17 derajat celsius per dekade, lebih tinggi daripada rata-rata kenaikan global 0,6 derajat celsius.

Sementara itu, jelang Konferensi Bumi PBB, Pertemuan Para Pihak Ke-17 (COP-17)/Pertemuan Para Menteri (CMP7) di Durban, Afrika Selatan, delegasi Indonesia melakukan pertemuan.

Ketua Delegasi RI Rachmat Witoelar menegaskan, Indonesia harus tampil tegas. Banyak pihak mengandalkan kepemimpinan Indonesia. (BBC/ISW)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.